Akselerasi Kepemimpinan, Sekretaris Mahkamah Agung Buka Seleksi Terbuka JPTP 2026

Jakarta
2 Februari 2026
Foto Kegiatan Profile Assessment JPTP 2026

Mahkamah Agung Republik Indonesia resmi memulai rangkaian Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Tahun 2026. Acara yang berlangsung secara luring ini dibuka langsung oleh Sekretaris Mahkamah Agung RI, Sugiyanto, S.H., M.H., pada Senin (2/2/2026).

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari 2 hingga 5 Februari 2026, ini menjadi langkah strategis Mahkamah Agung dalam menjaring kader-kader pemimpin berkualitas yang akan mengisi posisi krusial di lingkungan peradilan.

Kehadiran Tokoh Penting dan Sinergi Antarlembaga

Pembukaan seleksi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dan pakar di bidang birokrasi, di antaranya:

  • Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. (Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI), yang mengawal kesiapan administrasi dan teknis pelaksanaan seleksi.

  • Mohammad Ridwan, S.T., M.Eng. (Asesor SDM Aparatur Ahli Utama dari Badan Kepegawaian Negara), yang hadir untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif, transparan, dan sesuai dengan standar kompetensi nasional.

Fokus pada Kompetensi dan Integritas

Dalam sambutannya, Sugiyanto menekankan bahwa seleksi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan upaya serius untuk mencari sosok yang memiliki perpaduan antara kecerdasan manajerial dan integritas moral.

"Kepemimpinan di Mahkamah Agung memerlukan individu yang mampu beradaptasi dengan transformasi digital peradilan sekaligus memegang teguh nilai-nilai keadilan," ujar Sekretaris MA di hadapan para peserta.

Detail Pelaksanaan

Sebanyak 25 peserta yang telah lolos seleksi administrasi mengikuti tahapan ini secara intensif. Selama periode 2-5 Februari, mereka akan menjalani berbagai rangkaian uji kompetensi, mulai dari psikotes, presentasi, hingga wawancara mendalam di hadapan panitia seleksi dan asesor.

Pelaksanaan secara luring ini dipilih untuk memastikan interaksi yang maksimal antara penguji dan peserta, sehingga profil kepemimpinan dan karakter setiap kandidat dapat terpotret secara utuh.

Dipublikasikan Oleh

Muhammad Hafidz Kurnia

2 Februari 2026