Assessment Center MA Evaluasi Hasil Asesmen & Seleksi Panmud di 3 Wilayah Peradilan
Guna memastikan efektivitas, kebermanfaatan, serta keberlanjutan pemanfaatan hasil penilaian kompetensi aparatur peradilan, Mahkamah Agung RI melalui Unit Penilaian Kompetensi (Assessment Center) Biro Kepegawaian menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) secara serentak di sejumlah wilayah satuan kerja tingkat banding dan tingkat pertama. Rangkaian monev ini difokuskan di empat lingkungan peradilan wilayah Manado (Pengadilan Tinggi Manado, Pengadilan Tinggi Agama Manado, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Manado, dan Pengadilan Militer III-17 Manado), Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, serta Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta.
Pelaksanaan kegiatan monev ini merupakan langkah strategis Mahkamah Agung dalam mengawal implementasi sistem merit secara nyata di daerah. Fokus monitoring tidak hanya meninjau kesiapan infrastruktur dan keandalan sistem aplikasi penilaian, melainkan juga menelusuri tindak lanjut pasca-asesmen, baik untuk penempatan karier, penyusunan rencana pengembangan individu (Individual Development Plan), maupun kebijakan promosi dan mutasi pegawai.
Sinergi Empat Peradilan di Wilayah Manado
Di Manado, Sulawesi Utara, monitoring menyasar empat lingkungan peradilan sekaligus, yakni PT Manado, PTA Manado, PT TUN Manado, dan Dilmil III-17 Manado. Tim Monev melakukan peninjauan komprehensif terkait:
Dukungan Sarana dan Prasarana (Sarpras): Evaluasi ketersediaan perangkat komputer/PC, kestabilan jaringan internet, dan kesiapan ruangan khusus tes guna mengantisipasi kendala teknis bandwidth saat pelaksanaan tes massal serentak.
Kesiapan Dukungan SDM IT: Penguatan peran pendamping teknis lokal (IT support) di daerah dalam mendampingi peserta dan mempercepat respons penanganan gangguan koneksi atau sistem selama tahapan tes potensi dan wawancara daring.
Pemanfaatan Profil Kompetensi: Mendorong pimpinan pengadilan tingkat banding di wilayah Manado agar secara aktif menjadikan basis data kompetensi (talent pool) sebagai rujukan objektif penugasan tugas pokok dan fungsi peradilan.
Fokus PTA Gorontalo: Pemetaan Kompetensi dan Evaluasi Seleksi Panitera Muda (Panmud)
Kunjungan kerja di wilayah hukum PTA Gorontalo memiliki agenda evaluasi yang lebih spesifik. Selain melakukan monev atas pelaksanaan pemetaan kompetensi aparatur, tim secara khusus membedah efektivitas dan dampak dari Seleksi Panitera Muda (Panmud) yang telah diselenggarakan pada tahun sebelumnya.
Dalam agenda ini, tim monev mendalami:
Umpan Balik dan Transparansi Hasil: Verifikasi penyampaian umpan balik (feedback) hasil asesmen kepada aparatur secara personal guna memberikan gambaran konkret mengenai kelebihan dan area perbaikan (gap competency) masing-masing aparatur.
Kinerja Pasca-Seleksi Panmud: Mengevaluasi sejauh mana pejabat Panitera Muda yang terpilih melalui proses seleksi dan asesmen tahun lalu mampu menunjukkan akselerasi kinerja administrasi perkara, integritas, dan manajerial kepaniteraan di lapangan.
Integrasi dengan Baperjakat dan Pembinaan Daerah: Pengelola kepegawaian PTA Gorontalo menegaskan komitmennya dalam memanfaatkan hasil pemetaan kompetensi sebagai instrumen pertimbangan resmi pada rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) serta mengintegrasikan pemahaman profil kompetensi tersebut dalam agenda pembinaan berkala ke satuan kerja tingkat pertama.
Optimalisasi Pengembangan Karier di PTA Yogyakarta
Sementara itu, di PTA Yogyakarta, tim monitoring memfokuskan evaluasi pada pemanfaatan hasil penilaian dalam kerangka pengembangan kompetensi berkesinambungan. Diskusi terarah dilakukan bersama jajaran pimpinan dan pengelola kepegawaian setempat untuk mengidentifikasi kebutuhan program pelatihan, coaching, serta mentoring yang tepat sasaran berbasiskan rekomendasi asesmen. Yogyakarta dinilai memiliki potensi manajemen talenta yang matang, sehingga sinkronisasi antara hasil asesmen kompetensi teknis, sosio-kultural, dan manajerial terus dioptimalkan agar selaras dengan arah transformasi peradilan modern.
Dipublikasikan Oleh
Muhammad Hafidz Kurnia
10 September 2026