Assessment Center MA Gelar Assessment Jabatan Dilmil: Tekankan Integritas dan Kesesuaian Tupoksi
Assessment Center Mahkamah Agung RI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem merit melalui penyelenggaraan penilaian kompetensi (assessment) untuk pengisian jabatan di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer (Dilmil). Kegiatan yang direncanakan berlangsung secara luring pada 14 hingga 16 April 2026 ini bertujuan untuk memetakan calon pejabat yang kompeten dan berintegritas tinggi.
Sebanyak empat posisi jabatan menjadi fokus utama dalam penilaian kali ini, meliputi Kasubdit Pembinaan dan Administrasi Dilmil, Kasubdit Pengembangan dan Tenaga Teknis Dilmil, Kasubdit Pembinaan Tenaga Teknis Dilmil, serta pengisian posisi Eselon IV (Kasubbag/Kasi) yang saat ini masih lowong.
Penyusunan Soal Harus Terarah
Dalam arahannya, Asesor SDM Aparatur Ahli Utama, Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H., menekankan pentingnya bagi para asesor untuk memahami karakteristik jabatan yang akan diisi. Beliau mengingatkan agar seluruh proses penilaian tetap berpegang teguh pada regulasi yang berlaku.
"Kita harus selalu mengikuti aturan main dalam melakukan penilaian. Teman-teman asesor wajib mengetahui detail jabatan yang kosong, baik untuk Eselon III maupun Eselon IV. Sebagai asesor, kita harus benar-benar melihat tugas pokok (tupoksi) dan tugas tambahannya," tegas Aco Nur.
Beliau juga menambahkan bahwa relevansi antara soal ujian dan jabatan sangatlah krusial. "Jangan sampai menyimpang dalam pembuatan soal. Hal ini penting agar proses penggalian kompetensi menjadi terarah, terutama untuk jenjang Eselon III," imbuhnya.
Fokus pada Integritas dan Kedalaman Penggalian
Senada dengan hal tersebut, Asesor SDM Aparatur Ahli Utama, Prof. Dr. H. Supandi, S.H., M.H., mengingatkan pesan pimpinan tertinggi Mahkamah Agung terkait aspek moralitas kandidat. Menurutnya, kompetensi teknis harus berjalan selaras dengan integritas yang kuat.
"Ketua Mahkamah Agung menekankan untuk lebih menggali aspek integritas dalam setiap penilaian kompetensi. Ini menjadi poin krusial dalam mencetak kader pemimpin yang bersih," ujar Supandi.
Lebih lanjut, beliau mendorong para asesor untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar proses wawancara dan observasi dapat menyentuh aspek substansi jabatan secara mendalam. "Saya mengingatkan teman-teman untuk terus belajar memahami tupoksi tiap-tiap jabatan. Dengan pemahaman yang matang, kita dapat menggali potensi kandidat secara lebih dalam dan akurat," pesannya.
Target Pelaporan
Pelaksanaan penilaian kompetensi ini akan menggunakan Metode Sedang, yang mengombinasikan berbagai instrumen pengukuran psikologis dan simulasi manajerial. Setelah seluruh rangkaian luring selesai, tim dijadwalkan akan menyelesaikan dan melakukan penyerahan laporan lengkap pada tanggal 30 April 2026.
Dengan persiapan yang matang dan pengawasan langsung dari para asesor senior, diharapkan hasil penilaian ini dapat menjadi dasar yang kuat bagi pimpinan Mahkamah Agung dalam menempatkan figur yang tepat pada jabatan yang tepat (right man on the right place).
Dipublikasikan Oleh
Muhammad Hafidz Kurnia
9 April 2026