Assessment Center MA Gelar Profile Assessment Pemetaan Pegawai Badilum 2026 Secara Daring
Assessment Center Mahkamah Agung Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Profile Assessment Pemetaan Pegawai Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) pada 21–23 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini merupakan bagian dari upaya pemetaan profil kompetensi pegawai guna memperoleh gambaran potensi dan kompetensi secara objektif, terukur, dan komprehensif.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI selaku Kepala Unit Assessment Center Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Sebelum pembukaan, laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Kepala Bagian Umum Kepegawaian, Agus Sudarmanto, S.Kom., yang memaparkan kesiapan pelaksanaan, jumlah peserta, serta rangkaian kegiatan assessment yang akan dilaksanakan selama tiga hari.
Pelaksanaan Profile Assessment turut dihadiri oleh Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Zahlisa Vitalita, S.H., M.H., serta Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Kurnia Arry Soelaksono, S.E., S.H., M.Hum. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pemetaan kompetensi pegawai sebagai salah satu bagian penting dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia aparatur di lingkungan peradilan umum.
Sebanyak 25 peserta terdaftar dalam kegiatan Profile Assessment Pemetaan Pegawai Badilum tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 2 peserta tidak dapat mengikuti kegiatan, yaitu Imelda Merlina Sani, S.H., M.H. karena sakit dan Reni Kartini, S.H. karena sedang melaksanakan dinas luar.
Meskipun dilaksanakan secara daring, seluruh rangkaian kegiatan tetap dilaksanakan secara terstruktur dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas. Pelaksanaan assessment diharapkan mampu menghasilkan data profil kompetensi yang akurat sebagai bahan pendukung dalam pemetaan, pengembangan karier, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum.
Melalui kegiatan ini, Assessment Center Mahkamah Agung RI terus berkomitmen mendukung penerapan manajemen talenta dan sistem merit melalui proses penilaian kompetensi yang profesional dan terstandar. Hasil pemetaan diharapkan dapat menjadi salah satu landasan strategis dalam menempatkan serta mengembangkan pegawai sesuai dengan potensi, kompetensi, dan kebutuhan organisasi, guna mewujudkan aparatur peradilan yang semakin profesional, berintegritas, dan berkinerja tinggi.
Dipublikasikan Oleh
Muhammad Hafidz Kurnia
21 Juli 2026