Assessment Center MA Matangkan Persiapan Pemetaan Pegawai Badilum Tahun 2026
Assessment Center Biro Kepegawaian Mahkamah Agung Republik Indonesia melaksanakan rapat persiapan Pemetaan Pegawai Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Tahun 2026. Rapat tersebut diselenggarakan untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan secara terencana, terkoordinasi, dan sesuai dengan standar penilaian kompetensi yang telah ditetapkan.
Dalam rapat tersebut juga dibahas jadwal pelaksanaan pemetaan pegawai. Kegiatan ini merupakan gelombang pertama dengan jumlah peserta sebanyak 40 pegawai Badan Peradilan Umum. Seluruh rangkaian penilaian direncanakan berlangsung secara daring, sehingga diperlukan kesiapan teknis, perangkat pendukung, jaringan komunikasi, serta koordinasi yang baik antara peserta, asesor, dan sekretariat.
Pembukaan kegiatan dijadwalkan pada Selasa, 21 Juli 2026, pukul 08.30 WIB bertempat di Command Center, Assessment Center Mahkamah Agung RI.
Alat Ukur Penilaian Kompetensi
Untuk memperoleh gambaran kompetensi peserta secara menyeluruh dan objektif, kegiatan pemetaan akan menggunakan beberapa alat ukur, yaitu:
Psikotes;
Analisis kasus;
Leaderless Group Discussion atau LGD; dan
Wawancara berbasis kompetensi.
Penggunaan berbagai alat ukur tersebut diharapkan mampu menghasilkan informasi yang komprehensif mengenai kapasitas, potensi, serta kompetensi setiap peserta. Seluruh asesor juga diharapkan memiliki kesamaan pemahaman terhadap indikator perilaku, standar penilaian, dan mekanisme integrasi hasil agar kualitas penilaian tetap konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.
Setelah seluruh tahapan asesmen, integrasi data, dan penyusunan rekomendasi selesai dilaksanakan, laporan lengkap hasil Pemetaan Pegawai Badilum Tahun 2026 dijadwalkan diserahkan paling lambat pada 20 Agustus 2026.
Melalui persiapan yang matang serta koordinasi antara asesor, sekretariat, dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, pelaksanaan pemetaan pegawai diharapkan berlangsung tertib, objektif, transparan, dan menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia serta kebutuhan organisasi.
Dipublikasikan Oleh
Muhammad Hafidz Kurnia
14 Juli 2026