Ditjen Badilag Resmi Buka Rangkaian Fit and Proper Test Calon Panitera PTA/MS Tahap Seleksi 2026
Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung RI resmi memulai rangkaian seleksi terbuka (Fit and Proper Test) bagi calon Panitera Pengadilan Tinggi Agama (PTA) dan Mahkamah Syar’iyah (MS) Aceh. Kegiatan krusial dalam rangka menjaring pimpinan kepaniteraan yang berintegritas ini diikuti oleh jajaran pejabat teras Badilag serta tim Asesor SDM Aparatur Ahli Utama.
Pembukaan Secara Daring oleh Dirjen Badilag
Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama. Meski di tengah kesibukan agenda kedinasan, Dirjen Badilag tetap memimpin pembukaan melalui sambungan daring dari Bandar Lampung. Kehadiran beliau di Lampung diketahui dalam rangka mendampingi Ketua Mahkamah Agung RI pada prosesi wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi setempat.
Dalam arahannya, Dirjen menekankan bahwa proses seleksi ini merupakan instrumen vital untuk memastikan standar kompetensi dan profesionalisme di level tingkat banding tetap terjaga.
Update Peserta dan Tahapan Seleksi
Berdasarkan data panitia seleksi, tercatat sebanyak 55 peserta dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi dan berhak mengikuti rangkaian uji kompetensi ini. Para peserta ini akan disaring secara ketat melalui berbagai aspek penilaian, mulai dari penguasaan hukum formil hingga manajerial organisasi.
Adapun agenda Profile Assessment, yang dijadwalkan akan berlangsung secara intensif pada:
Tanggal: 18 – 20 Februari 2026
Agenda: Penilaian mendalam terhadap rekam jejak, psikologi kerja, dan kompetensi manajerial peserta.
Sinergi dengan Asesor Ahli
Pelaksanaan seleksi tahun ini kembali melibatkan Asesor SDM Aparatur Ahli Utama guna menjamin objektivitas dan transparansi hasil penilaian. Keterlibatan asesor ahli ini diharapkan mampu memotret potensi riil para kandidat, sehingga mereka yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kualifikasi mumpuni untuk mendukung jalannya peradilan agama di tingkat banding.
Dengan dimulainya rangkaian ini, Ditjen Badilag berharap dapat melahirkan kader-kader Panitera PTA/MS yang mampu berakselerasi dengan visi Mahkamah Agung dalam mewujudkan badan peradilan yang agung dan modern.
Dipublikasikan Oleh
Muhammad Hafidz Kurnia
29 Januari 2026