Mahkamah Agung Gelar Profil Asesmen Kenaikan Jenjang Pranata Peradilan

Jakarta
26 Oktober 2026
Foto Kegiatan Profile Assessment Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Pranata Peradilan 2026

Mahkamah Agung Republik Indonesia resmi menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Profil Asesmen Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Pranata Peradilan pada Senin, 26 Oktober 2026. Acara yang dipusatkan di Ruang Wiryono, Gedung Mahkamah Agung RI ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga 29 Oktober 2026. Agenda ini digelar sebagai tahapan strategis dalam rangka memetakan kompetensi aparatur peradilan demi memastikan kelayakan promosi jenjang jabatan sesuai standar kualifikasi yang dipersyaratkan.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Dalam pembukaannya, beliau menekankan pentingnya asesmen kompetensi yang transparan dan terukur sebagai pilar utama pembinaan karier aparatur peradilan modern. Uji kompetensi ini dirancang bukan sekadar memenuhi syarat administratif semata, melainkan untuk menjaring aparatur yang memiliki integritas tinggi serta kesiapan dalam mengemban tanggung jawab pada tingkatan manajerial maupun teknis peradilan yang lebih kompleks.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kepaniteraan Mahkamah Agung RI, Dr. Iyus Suryana, S.H., M.H., menyampaikan sambutan sekaligus arahan kepada seluruh hadirin. Beliau mengingatkan bahwa pranata peradilan memegang peranan vital dalam menjaga ketertiban administrasi serta kelancaran proses peradilan di Mahkamah Agung. Melalui sambutannya, beliau berharap hasil asesmen ini dapat melahirkan aparatur yang semakin adaptif terhadap tuntutan modernisasi peradilan serta mampu menjaga marwah integritas lembaga peradilan tertinggi di Indonesia.

Laporan pelaksanaan kegiatan dibacakan oleh Kepala Bagian Umum Kepegawaian, Agus Sudarmanto, S.Kom. Dalam laporannya, disampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 73 peserta yang seluruhnya berasal dari satuan kerja Kepaniteraan Mahkamah Agung RI. Dari jumlah tersebut, sebanyak 37 peserta mengikuti asesmen kenaikan jenjang dari Pranata Peradilan Pertama ke Pranata Peradilan Muda, sementara 36 peserta lainnya mengikuti seleksi kenaikan jenjang dari tingkat Muda menuju Madya. Seluruh peserta akan menjalani serangkaian tes kompetensi dan psikometrik intensif selama empat hari ke depan.

Melalui rangkaian asesmen ini, pimpinan Mahkamah Agung berharap kenaikan jenjang jabatan fungsional tersebut dapat menjadi pemantik motivasi bagi para pegawai untuk terus mengembangkan kapasitas diri. Kenaikan jenjang ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan jenjang karier pribadi, tetapi juga mendorong para aparatur untuk memberikan kontribusi yang jauh lebih maksimal dalam meningkatkan performa kinerja teknis pada satuan kerja masing-masing.

Dipublikasikan Oleh

Muhammad Hafidz Kurnia

26 Oktober 2026