Menuju Pimpinan Ideal, 43 Hakim Ikuti Profile Assessment Calon Wakil Ketua PA/MS IA

Jakarta
11 Agustus 2026
Foto Kegiatan Pembukaan Profile Assessment Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama/Mahkamah Syar'iyah kelas IA

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan peradilan agama melalui penyelenggaraan Profile Assessment bagi Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama dan Mahkamah Syar’iyah Kelas IA. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam rangkaian seleksi Fit and Proper Test guna menyaring para hakim terbaik yang siap mengemban amanah pimpinan di satuan kerja tingkat Kelas IA. Sebanyak 43 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti seluruh proses penilaian ini dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi.

Rangkaian acara diawali dengan penyampaian laporan kegiatan yang dibacakan oleh Kepala Bagian Umum Biro Kepegawaian MA, Agus Sudarmanto, S.Kom. Dalam laporannya, beliau memaparkan secara rinci mengenai kesiapan teknis, alur pelaksanaan uji kompetensi, hingga jumlah peserta yang dipastikan siap mengikuti setiap tahapan asesmen berbasis digital ini. Pelaksanaan secara daring tidak mengurangi ketatnya standar penilaian yang diterapkan, karena sistem monitoring dan mekanisme pengujian telah dirancang sedemikian rupa untuk menjamin objektivitas, akuntabilitas, serta ketepatan hasil pemetaan potensi setiap peserta.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. Muchlis, S.H., M.H. Dalam pengarahan pembukanya, beliau menyampaikan bahwa profile assessment memiliki peran yang sangat strategis dalam memetakan kapasitas kepemimpinan, kompetensi manajerial, integritas, serta kesiapan psikologis para calon pimpinan. Jabatan Wakil Ketua Pengadilan Agama maupun Mahkamah Syar’iyah Kelas IA menuntut figur yang tidak hanya mumpuni secara teknis yudisial, tetapi juga mampu mengelola organisasi secara profesional, responsif terhadap dinamika tata kelola peradilan modern, serta menjadi teladan dalam menjaga marwah dan keluhuran martabat peradilan.

Melalui seleksi terintegrasi ini, Ditjen Badilag berharap dapat melahirkan jajaran pimpinan pengadilan yang adaptif, inovatif, dan berintegritas tinggi. Keberhasilan pelaksanaan profile assessment ini diharapkan mampu melahirkan nahkoda baru di satuan kerja Kelas IA yang siap menjawab tantangan zaman, mendorong percepatan modernisasi badan peradilan, serta memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel bagi seluruh masyarakat pencari keadilan di Indonesia.

Dipublikasikan Oleh

Muhammad Hafidz Kurnia

11 Agustus 2026