Optimalkan Pemetaan Kompetensi, Assessment Center Mahkamah Agung Gelar Monev di Wilayah Banjarmasin
BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan kualitas manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan memastikan akurasi pemetaan jabatan, tim Assessment Center Mahkamah Agung RI melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di wilayah hukum Banjarmasin. Kegiatan ini berfokus pada efektivitas hasil asesmen yang telah dilakukan serta dampaknya terhadap pengembangan karier pegawai.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting dalam struktur organisasi peradilan, antara lain:
1. Perwakilan Pengelola Kepegawaian Tingkat Banding (Pengadilan Tinggi, Pengadilan Tinggi Agama, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara).
2. Perwakilan Pengelola Kepegawaian Tingkat Pertama dari berbagai satuan kerja di wilayah Kalimantan Selatan.
3. Perwakilan Peserta yang telah mengikuti rangkaian asesmen sebelumnya.
Kehadiran lintas level ini bertujuan untuk mendapatkan sudut pandang yang komprehensif, mulai dari sisi kebijakan administratif hingga pengalaman langsung individu sebagai subjek asesmen.
Menakar Efektivitas Pemetaan Pegawai
Fokus utama dari Monev ini adalah mengevaluasi sejauh mana pemetaan pegawai telah berjalan dengan baik di lapangan. Assessment Center Mahkamah Agung ingin memastikan bahwa hasil asesmen benar-benar dijadikan rekomendasi dalam penempatan jabatan serta penyusunan rencana pengembangan kompetensi pegawai.
"Evaluasi ini penting untuk melihat apakah data kompetensi yang kita miliki selaras dengan kinerja dan kebutuhan organisasi di daerah," ujar perwakilan tim Assessment Center MA dalam sambutannya.
Ruang Perbaikan bagi Assessment Center
Selain memantau kondisi di daerah, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi internal bagi Assessment Center Mahkamah Agung. Melalui masukan dari para pengelola kepegawaian dan peserta, tim dapat mengidentifikasi:
1. Kualitas pelaporan hasil asesmen agar lebih mudah diimplementasikan oleh pimpinan satker.
2. Hambatan teknis yang ditemui selama proses pemetaan di wilayah hukum Banjarmasin.
Dengan adanya Monev ini, diharapkan tercipta standarisasi manajemen talenta yang lebih transparan dan akuntabel di lingkungan Mahkamah Agung. Perbaikan berkelanjutan yang dilakukan oleh Assessment Center diharapkan mampu mencetak aparatur peradilan yang profesional dan memiliki kompetensi unggul sesuai dengan tuntutan zaman.
Dipublikasikan Oleh
Muhammad Hafidz Kurnia
18 Desember 2025