Perkuat Komitmen Integritas, Biro Kepegawaian Mahkamah Agung Gelar Penandatanganan Pakta Integritas
Dalam upaya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas kinerja, Assessment Center Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi (BUA) Mahkamah Agung RI menyelenggarakan kegiatan Pengucapan dan Penandatanganan Pakta Integritas pada Senin (05/01).
Acara yang berlangsung di Ruang Wiryono, Gedung Mahkamah Agung RI ini, dimulai tepat pukul 14.00 WIB dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di lingkungan Biro Kepegawaian.
Pimpinan dan Jalannya Acara
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Prosesi diawali dengan pengucapan janji pakta integritas secara bersama-sama, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen secara simbolis dan diikuti oleh seluruh staf.
Suasana khidmat menyelimuti ruangan sepanjang acara berlangsung. Kehadiran para Kepala Bagian di lingkungan Biro Kepegawaian turut mendampingi untuk memastikan komitmen ini dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh jenjang jabatan.
Arahan Kepala Biro
Dalam arahannya, Sahlanudin menekankan bahwa Pakta Integritas bukan sekadar seremonial rutin atau pemenuhan dokumen administrasi semata.
"Pakta Integritas adalah janji diri untuk menjaga martabat lembaga. Saya berharap seluruh pegawai Biro Kepegawaian konsisten dalam menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku dan menjauhi segala bentuk praktik KKN," tegas beliau di hadapan para peserta.
Selain arahan dari Kepala Biro, para Kepala Bagian juga memberikan penguatan teknis mengenai pentingnya sinergi dan transparansi dalam pelayanan kepegawaian di lingkungan Mahkamah Agung.
Makna Kegiatan
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah nyata Mahkamah Agung dalam mewujudkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dengan adanya komitmen tertulis ini, diharapkan performa pelayanan administrasi kepegawaian semakin meningkat dan terpercaya.
Dipublikasikan Oleh
Muhammad Hafidz Kurnia
5 Januari 2026