Berita

Gambar Berita Hasil Penilaian Kompetensi Calon Pimpinan Pengadilan Negeri Kelas IA dan IB Diserahkan

Hasil Penilaian Kompetensi Calon Pimpinan Pengadilan Negeri Kelas IA dan IB Diserahkan

Proses seleksi calon pimpinan Pengadilan Negeri Kelas IA dan IB di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025 telah mencapai tahap penting. Laporan Hasil Penilaian Kompetensi para calon telah resmi diserahkan pada hari Rabu, 30 April 2025.Acara penyerahan berlangsung di Ruang Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Mahkamah Agung RI. Penyerahan laporan dilakukan oleh Asesor Ahli Utama, Bapak Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H., yang bertanggung jawab atas proses penilaian kompetensi yang ketat.Laporan tersebut diterima langsung oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Bapak H. Bambang Myanto, S.H., M.H., serta didampingi oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum, Bapak Hasanudin, S.H., M.H. Penyerahan ini menandai selesainya salah satu tahapan krusial dalam menentukan figur-figur terbaik yang akan memimpin pengadilan di berbagai wilayah.Mendorong Kualitas Kepemimpinan PeradilanPenilaian kompetensi ini merupakan bagian integral dari upaya Mahkamah Agung untuk memastikan bahwa pimpinan pengadilan memiliki kapabilitas, integritas, dan profesionalisme yang mumpuni. "Hasil penilaian kompetensi ini akan menjadi dasar pertimbangan utama dalam menentukan calon pimpinan yang paling tepat untuk mengisi posisi strategis di Pengadilan Negeri Kelas IA dan IB," ujar Bapak H. Bambang Myanto usai menerima laporan.Beliau juga menambahkan bahwa proses seleksi yang transparan dan akuntabel sangat penting untuk menghasilkan pemimpin yang mampu membawa peradilan umum ke arah yang lebih baik, demi terwujudnya pelayanan hukum yang prima bagi masyarakat.Tahap selanjutnya dari proses seleksi akan berdasarkan pada laporan hasil penilaian kompetensi ini, untuk kemudian diambil keputusan mengenai penempatan dan pelantikan pimpinan pengadilan yang baru.

Muhammad Hafidz Kurnia

30 April 2025

Gambar Berita Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Negeri Kelas 1A dan 1B Dimulai, Integritas Jadi Pilar Utama

Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Negeri Kelas 1A dan 1B Dimulai, Integritas Jadi Pilar Utama

Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui asesmen kompetensi kembali mencari talenta terbaik untuk memimpin Pengadilan Negeri Kelas 1A dan 1B. Sebanyak 35 peserta saat ini tengah mengikuti seleksi ketat yang berlangsung secara daring dari tanggal 14 hingga 16 April 2025. Inisiatif ini menandai komitmen Mahkamah Agung dalam menghadirkan kepemimpinan peradilan yang berkualitas dan berintegritas tinggi.Acara pembukaan seleksi ini dilakukan secara virtual oleh Asesor SDM Aparatur Ahli Utama, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Dr. Aco Nur secara tegas menekankan bahwa integritas adalah fondasi utama yang harus dimiliki oleh setiap calon pimpinan. "Seorang pimpinan di lingkungan peradilan tidak hanya dituntut memiliki kapabilitas manajerial dan yudisial yang mumpuni, tetapi juga harus menjunjung tinggi integritas dalam setiap keputusan dan tindakannya," tegasnya. "Integritas adalah cerminan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan."Pelaksanaan seleksi secara daring tidak hanya memperluas jangkauan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, tetapi juga menunjukkan adaptasi Mahkamah Agung terhadap inovasi teknologi dalam proses rekrutmen. Diharapkan, melalui proses seleksi yang transparan dan akuntabel ini, Mahkamah Agung dapat menempatkan pimpinan yang tidak hanya cakap dalam mengelola pengadilan, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga marwah dan kehormatan institusi peradilan di seluruh Indonesia.

Muhammad Hafidz Kurnia

14 April 2025

Gambar Berita Pemetaan Jabatan Strategis Mahkamah Agung Sasar Pejabat PTA Manado

Pemetaan Jabatan Strategis Mahkamah Agung Sasar Pejabat PTA Manado

Mahkamah Agung Republik Indonesia terus berinovasi dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur. Hari ini, sebuah inisiatif pemetaan pegawai untuk jabatan Sekretaris, Kepala Bagian, dan Kepala Sub Bagian di lingkungan wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Manado resmi dimulai. Kegiatan yang diikuti oleh 74 peserta ini dilaksanakan secara daring, menunjukkan adaptasi Mahkamah Agung terhadap kemajuan teknologi untuk efisiensi dan jangkauan yang lebih luas.Acara pembukaan dilakukan secara virtual oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemetaan ini sebagai langkah strategis dalam mengidentifikasi potensi, kompetensi, dan kesesuaian pejabat dengan tuntutan jabatan yang semakin kompleks. "Pemetaan ini bukan sekadar formalitas, tetapi fondasi untuk penempatan yang tepat dan pengembangan karier yang berkelanjutan. Dengan data yang akurat, kita bisa memastikan roda organisasi berjalan optimal," ujar Sahlanudin.Pelaksanaan pemetaan secara daring memungkinkan partisipasi aktif dari seluruh wilayah hukum PTA Manado tanpa kendala geografis, sekaligus menegaskan komitmen Mahkamah Agung terhadap transformasi digital dalam manajemen kepegawaian. Hasil pemetaan ini diharapkan akan menjadi panduan berharga bagi Mahkamah Agung dalam merumuskan kebijakan mutasi, promosi, dan program pelatihan yang lebih terarah, demi terwujudnya pelayanan peradilan yang prima dan berintegritas.

Muhammad Hafidz Kurnia

24 Februari 2025

Gambar Berita 86 Panitera PTA Gorontalo Ikuti Pemetaan Kompetensi demi Pelayanan Peradilan Prima

86 Panitera PTA Gorontalo Ikuti Pemetaan Kompetensi demi Pelayanan Peradilan Prima

Mahkamah Agung RI kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah peradilan. Sebanyak 86 panitera dari Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo dan satuan kerja di bawahnya, telah mengikuti kegiatan pemetaan pegawai jabatan panitera yang berlangsung intensif pada 3 hingga 6 Februari 2025.Kegiatan penting ini dibuka secara langsung oleh Asesor SDM Aparatur Ahli Utama, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H., menegaskan keseriusan Mahkamah Agung dalam memastikan setiap posisi strategis diisi oleh individu yang memiliki kompetensi optimal. Pemetaan ini dirancang untuk mengidentifikasi potensi, keahlian, dan area pengembangan bagi para panitera, yang merupakan garda terdepan dalam administrasi peradilan."Pemetaan ini bukan sekadar evaluasi, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan pelayanan peradilan yang lebih profesional dan prima bagi masyarakat," ujar Dr. Aco Nur dalam sambutannya. "Dengan memahami kekuatan dan kebutuhan pengembangan setiap panitera, kita bisa menempatkan mereka pada posisi yang paling strategis untuk mendukung kinerja pengadilan."Hasil dari pemetaan ini diharapkan menjadi dasar bagi kebijakan pengembangan karier, pelatihan, dan penempatan panitera yang lebih efektif. Hal ini juga menjadi upaya konkret Mahkamah Agung untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik, sejalan dengan visi peradilan modern yang berintegritas dan akuntabel.

Muhammad Hafidz Kurnia

3 Februari 2025

Gambar Berita Tingkatkan Profesionalisme, Asesmen Kenaikan Jenjang Pranata Peradilan Digelar Intensif di MA

Tingkatkan Profesionalisme, Asesmen Kenaikan Jenjang Pranata Peradilan Digelar Intensif di MA

Mahkamah Agung RI kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui penyelenggaraan asesmen kenaikan jenjang bagi Pranata Peradilan Ahli Pertama dan Ahli Muda. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari penuh, pada 13 hingga 14 Januari 2025, ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap Pranata Peradilan memiliki kualifikasi yang sesuai dengan jenjang kariernya.Asesmen ini diikuti oleh dua peserta dari jenjang Ahli Pertama dan satu peserta dari jenjang Ahli Muda. Meskipun jumlahnya tidak banyak, fokus Mahkamah Agung terhadap kualitas dan kapabilitas individu sangatlah jelas. Melalui proses asesmen yang ketat, diharapkan para peserta dapat menunjukkan kompetensi dan potensi terbaik mereka untuk menduduki posisi yang lebih tinggi dalam struktur kepegawaian.Pelaksanaan asesmen ini menjadi indikator kuat bahwa Mahkamah Agung secara berkelanjutan berinvestasi pada peningkatan kapasitas dan profesionalisme para pegawainya. Dengan mendapatkan kualifikasi yang sesuai, para Pranata Peradilan diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mendukung kinerja lembaga peradilan secara keseluruhan, khususnya dalam mewujudkan sistem peradilan yang modern, transparan, dan berintegritas di tahun 2025 dan seterusnya.

Muhammad Hafidz Kurnia

13 Januari 2025

Gambar Berita Mahkamah Agung Gelar Asesmen Kompetensi pegawai Badan Pengawas, Siapkan Pegawai Unggul di Tahun 2025

Mahkamah Agung Gelar Asesmen Kompetensi pegawai Badan Pengawas, Siapkan Pegawai Unggul di Tahun 2025

Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Biro Kepegawaian sukses menyelenggarakan asesmen kompetensi yang diikuti oleh 39 peserta dari berbagai posisi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada tanggal 13 hingga 14 Januari 2025, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H.Asesmen ini merupakan bagian dari upaya Mahkamah Agung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memastikan penempatan pegawai sesuai dengan kompetensi terbaik. Sebanyak 21 peserta mengikuti seleksi untuk posisi petugas meja Badan Pengawas Mahkamah Agung, menunjukkan komitmen dalam memperkuat pengawasan internal lembaga. Untuk Petugas meja Badan Pengawas ini dilaksanakan secara daring dari seluruh satuan kerja Mahkamah Agung yang ada di IndonesiaSelain itu, satu peserta mengikuti asesmen untuk kenaikan jenjang fungsional auditor ahli muda, menandakan fokus pada pengembangan karier bagi para profesional di bidang audit. Tak ketinggalan, 17 peserta lainnya menjalani pemetaan pegawai pelaksana, yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan penempatan yang optimal bagi staf pelaksana di lingkungan Mahkamah Agung.Kegiatan asesmen ini menjadi langkah strategis Mahkamah Agung di awal tahun 2025 untuk terus berinovasi dalam pengelolaan kepegawaian. Dengan adanya asesmen ini, diharapkan Mahkamah Agung dapat memiliki pegawai yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu berkontribusi secara maksimal dalam mewujudkan peradilan yang modern dan berintegritas.

Muhammad Hafidz Kurnia

13 Januari 2025