Berita

Gambar Berita Tingkatkan Kualitas SDM, Badilag Terima Hasil Penilaian Kompetensi Calon Panitera PTA Tahun 2026

Tingkatkan Kualitas SDM, Badilag Terima Hasil Penilaian Kompetensi Calon Panitera PTA Tahun 2026

Langkah strategis dalam penguatan sumber daya manusia di lingkungan Peradilan Agama terus berlanjut. Pada hari Jumat (13/03/2026), bertempat di Kantor Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag), telah dilaksanakan serah terima Laporan Hasil Penilaian Kompetensi Calon Panitera Pengadilan Tinggi Agama (PTA)/Mahkamah Syar’iyah Tahun 2026.Penyerahan laporan krusial ini dilakukan oleh Kasubag Pengembangan Pegawai, Bapak Indra Sandakila, yang mewakili tim asessmen. Dokumen tersebut diterima secara resmi oleh Kasubdit Mutasi Panitera dan Jurusita, Bapak Ferdiansyah.Evaluasi dan Masukan StrategisSelain menyerahkan hasil penilaian, Bapak Indra Sandakila memberikan sejumlah poin masukan penting sebagai bahan pertimbangan bagi Ditjen Badilag. Masukan tersebut mencakup:Peningkatan Kapasitas: Rekomendasi mengenai aspek kompetensi tertentu yang masih perlu dipertajam oleh para calon Panitera.Optimalisasi Penempatan: Saran mengenai pemetaan hasil asesmen agar proses mutasi dan promosi berjalan lebih presisi sesuai dengan profil bakat masing-masing kandidat.Koordinasi Jadwal Profile AssessmentDalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga berdiskusi intensif mengenai rencana agenda ke depan. Fokus utama perbincangan adalah sinkronisasi jadwal profile assessment berikutnya.Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh rangkaian penilaian kompetensi di masa mendatang tertata dengan rapi dan tidak berbenturan dengan agenda asesmen lainnya. Koordinasi ini dinilai sangat penting demi menjaga efektivitas kerja pegawai serta kelancaran proses birokrasi di lingkungan Mahkamah Agung."Sinergi antara bagian pengembangan pegawai dan mutasi adalah kunci agar kita mendapatkan profil pemimpin peradilan yang tidak hanya cakap secara teknis, tapi juga memiliki integritas tinggi," ujar Bapak Ferdiansyah dalam diskusi tersebut.Dengan diterimanya laporan ini, diharapkan proses pengisian jabatan Panitera PTA/Mahkamah Syar’iyah tahun 2026 dapat segera memasuki tahapan berikutnya secara objektif dan transparan.

Muhammad Hafidz Kurnia

13 Maret 2026

Gambar Berita Hasil Penilaian Kompetensi Calon Hakim Tinggi dan Pimpinan Pengadilan Tipe B Resmi Diserahkan

Hasil Penilaian Kompetensi Calon Hakim Tinggi dan Pimpinan Pengadilan Tipe B Resmi Diserahkan

Upaya menjaring pimpinan peradilan yang berintegritas dan kompeten terus dilakukan di lingkungan Mahkamah Agung. Pada hari ini, Kamis (12/03/2026), telah dilaksanakan acara Penyerahan Hasil Rekapitulasi Penilaian Kompetensi Seleksi Calon Hakim Militer Tinggi dan Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Militer Tipe B.Kegiatan yang berlangsung secara khidmat di Vasaka Hotel, Jakarta ini menjadi bagian krusial dalam rangkaian proses seleksi jabatan strategis di lingkungan peradilan militer.Prosesi Serah Terima DokumenPenyerahan hasil penilaian dilakukan oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI yang dalam hal ini diwakili oleh Kabag Umum Kepegawaian, Agus Sudarmanto. Dokumen rekapitulasi tersebut diterima langsung oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis dan Administrasi Peradilan Militer (Dirbinganismin Dilmil), Marsekal Pertama TNI Edi Wuryanto.Penyerahan ini menandai tuntasnya tahap penilaian kompetensi yang telah dilalui oleh para peserta seleksi, di mana hasilnya akan menjadi basis data utama dalam menentukan kelayakan kandidat.Pleno Pemaparan dan Pembahasan MendalamSetelah prosesi serah terima selesai, agenda langsung dilanjutkan dengan Sidang Pleno Pemaparan. Dalam sesi ini, Tim Asesor yang bertugas memaparkan secara detail hasil observasi dan analisis terhadap setiap asesi (peserta).Poin-poin utama dalam pembahasan pleno meliputi:Analisis Profil Kompetensi: Bedah kekuatan dan area pengembangan dari tiap-tiap calon.Kesesuaian Jabatan: Pembahasan mendalam mengenai kesiapan asesi dalam memikul tanggung jawab sebagai Hakim Militer Tinggi maupun Pimpinan Pengadilan Tipe B.Diskusi Interaktif: Tanya jawab antara Tim Asesor dan pihak pimpinan untuk memastikan objektivitas penilaian."Proses pleno ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap asesi dinilai secara komprehensif, sehingga pimpinan yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kualifikasi terbaik untuk memajukan peradilan militer," ujar Bapak Agus Sudarmanto di sela-sela acara.Dengan berakhirnya rapat pleno ini, hasil penilaian akan segera diproses lebih lanjut sebagai bahan pertimbangan dalam rapat Tim Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (TPJK).

Muhammad Hafidz Kurnia

12 Maret 2026

Gambar Berita Sinergi Assessment Center Mahkamah Agung dan BKD Tuntaskan Seleksi JPT Pratama Provinsi NTB

Sinergi Assessment Center Mahkamah Agung dan BKD Tuntaskan Seleksi JPT Pratama Provinsi NTB

Assessment Center Mahkamah Agung Republik Indonesia resmi menuntaskan rangkaian profile assessment bagi calon Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari ini, 5 Maret 2026. Kegiatan yang telah berlangsung sejak 3 Maret ini merupakan wujud nyata kerja sama teknis atas permohonan BKD Provinsi NTB guna menghadirkan proses seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel melalui pelibatan asesor profesional dari tingkat pusat.Dalam pelaksanaan tugas ini, Assessment Center Mahkamah Agung tidak bergerak sendiri, melainkan membangun kolaborasi strategis dengan melibatkan asesor dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta dukungan asesor internal dari BKD Provinsi NTB. Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kandidat dinilai berdasarkan standar kompetensi manajerial yang ketat dan menyeluruh. Proses penilaian dilakukan secara hybrid, di mana tim asesor Mahkamah Agung memandu jalannya tes potensi serta analisis kasus melalui platform Zoom dari Jakarta, sementara para peserta mengikuti ujian fisik dengan fasilitas sarana yang disediakan di kantor BKD NTB. Adapun tahapan diskusi kelompok atau Leaderless Group Discussion (LGD) serta wawancara kompetensi dilaksanakan sepenuhnya secara daring dari satuan kerja masing-masing peserta.Fokus penilaian yang dipimpin oleh tim Mahkamah Agung ini mencakup pengisian berbagai posisi krusial di struktur pemerintahan daerah. Jabatan-jabatan tersebut meliputi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan, Kepala Dinas Kebudayaan, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat. Selain sektor administratif, penilaian kompetensi juga dilakukan untuk jabatan teknis seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, hingga Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.Sektor kesehatan juga menjadi prioritas dalam asesmen ini, khususnya untuk posisi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) beserta jajaran Wakil Direktur yang membidangi Pelayanan, Perencanaan dan Keuangan, Umum dan Operasional, serta Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian. Melalui keterlibatan aktif asesor dari Mahkamah Agung dan BKN, diharapkan muncul jajaran direksi RSUD yang memiliki kompetensi manajerial tinggi serta integritas kuat dalam mengelola pelayanan publik di bidang kesehatan.Dengan berakhirnya seluruh rangkaian agenda pada hari ini, Assessment Center Mahkamah Agung bersama tim kolaborasi akan segera mengolah data dan merumuskan laporan hasil penilaian kompetensi para kandidat. Hasil akhir asesmen ini nantinya akan diserahkan kepada Panitia Seleksi Provinsi NTB sebagai instrumen utama dalam menentukan pejabat yang paling layak mengemban amanah. Kepercayaan yang diberikan kepada Assessment Center Mahkamah Agung dalam memimpin proses ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi NTB dalam menjunjung tinggi sistem meritokrasi demi kemajuan daerah.

Muhammad Rizki

5 Maret 2026

Gambar Berita MA RI Gelar Profile Assessment Cakim Militer Tinggi dan Pimpinan Dilmil Tipe B

MA RI Gelar Profile Assessment Cakim Militer Tinggi dan Pimpinan Dilmil Tipe B

Mahkamah Agung Republik Indonesia secara resmi memulai rangkaian kegiatan Profile Assessment bagi Calon Hakim Militer Tinggi dan Calon Pimpinan Pengadilan Militer Tipe B Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini berlangsung selama empat hari, terhitung sejak tanggal 23 hingga 26 Februari 2026, sebagai langkah strategis dalam menjaring kader-kader pimpinan terbaik di lingkungan peradilan militer.Prosesi pembukaan berlangsung dengan khidmat dan diawali oleh pembacaan laporan kegiatan oleh Kepala Bagian Umum Kepegawaian, Agus Sudarmanto, S.Kom. Sesi kemudian berlanjut dengan penyampaian sambutan oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis dan Administrasi Peradilan Militer, Marsma TNI Edi Wuryanto, S.I.P., C.Fr.A., yang menekankan betapa pentingnya proses seleksi ini bagi integritas dan masa depan peradilan militer di masa mendatang. Puncaknya, rangkaian kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H.Dalam pelaksanaannya, acara ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran asesor, baik dari tingkatan utama hingga tingkatan pertama, serta didukung oleh tim kesekretariatan yang memastikan kelancaran teknis acara daring tersebut. Fokus utama dalam kegiatan ini tertuju pada 22 peserta yang akan diuji kemampuannya secara komprehensif. Selama empat hari ke depan, para peserta akan dihadapkan pada serangkaian metode evaluasi ketat yang meliputi tes psikotes, analisa kasus, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara mendalam, serta penulisan essay untuk mengukur kompetensi manajerial, kepemimpinan, dan kedalaman wawasan hukum masing-masing calon pimpinan.Dengan diselenggarakannya asesmen ini, Mahkamah Agung berkomitmen untuk terus mencetak pimpinan peradilan militer yang kompeten, visioner, dan memiliki integritas tinggi dalam mengemban tugas penegakan hukum di lingkungan TNI.

Muhammad Hafidz Kurnia

23 Februari 2026

Gambar Berita Assessment Center Gelar Rapat Koordinasi Jelang Profile Assessment Calon Panitera PTA/MS

Assessment Center Gelar Rapat Koordinasi Jelang Profile Assessment Calon Panitera PTA/MS

Menjelang pelaksanaan agenda krusial di lingkungan peradilan, jajaran panitia pusat menggelar rapat koordinasi intensif terkait persiapan Profile Assessment bagi Calon Panitera PTA/MS. Rapat ini bertujuan untuk memastikan seluruh lini tugas siap menjalankan rangkaian Fit and Proper Test yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 20 Februari 2026.Pelaksanaan Daring di Bulan RamadanBerbeda dari periode sebelumnya, pelaksanaan assessment kali ini memiliki tantangan tersendiri karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Sebanyak 52 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dijadwalkan mengikuti seleksi ini secara daring (online).Dalam arahannya,Supandi selaku pimpinan rapat menekankan bahwa meskipun dilaksanakan di tengah ibadah puasa dan dilakukan secara jarak jauh, standar integritas dan ketajaman penilaian tidak boleh berkurang. Koordinasi antar-subbagian, mulai dari pengawas IT, asesor, hingga sekretariat, diperketat untuk menjamin kelancaran teknis selama tiga hari pelaksanaan.Meninjau Kesiapan dan Mengurai KendalaRapat ini juga membedah sejauh mana kesiapan Assessment Center dalam menyediakan infrastruktur uji kompetensi. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:Kesiapan Sistem: Memastikan platform ujian daring mampu menampung beban kerja 52 peserta secara simultan tanpa kendala server.Sinkronisasi Jadwal: Pembahasan mengenai seremoni pembukaan yang perlu diselaraskan dengan rangkaian besar Fit and Proper Test di Ditjen Badilag agar efektif secara waktu.Akselerasi Administrasi: Mengidentifikasi kendala terkait surat-menyurat dinas yang saat ini masih dalam proses penandatanganan elektronik (TTE) di tingkat pimpinan.“Kita harus memastikan seluruh instrumen penilaian siap 100 persen. Kendala administratif seperti TTE surat sedang kami kawal ketat agar tidak menghambat distribusi undangan kepada para peserta,” ujar Supandi.Fokus pada Kualitas KepemimpinanProfile assessment ini merupakan tahap vital untuk menyaring calon Panitera yang tidak hanya mumpuni secara teknis yustisial, tetapi juga memiliki profil kepemimpinan dan integritas yang selaras dengan visi Mahkamah Agung.Dengan persiapan yang matang, diharapkan pada tanggal 18 Februari mendatang, seluruh perangkat ujian telah siap sehingga 52 peserta dapat memberikan performa terbaiknya meskipun dalam suasana puasa.

Muhammad Hafidz Kurnia

12 Februari 2026

Gambar Berita Akselerasi Kepemimpinan, Sekretaris Mahkamah Agung Buka Seleksi Terbuka JPTP 2026

Akselerasi Kepemimpinan, Sekretaris Mahkamah Agung Buka Seleksi Terbuka JPTP 2026

Mahkamah Agung Republik Indonesia resmi memulai rangkaian Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Tahun 2026. Acara yang berlangsung secara luring ini dibuka langsung oleh Sekretaris Mahkamah Agung RI, Sugiyanto, S.H., M.H., pada Senin (2/2/2026).Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari 2 hingga 5 Februari 2026, ini menjadi langkah strategis Mahkamah Agung dalam menjaring kader-kader pemimpin berkualitas yang akan mengisi posisi krusial di lingkungan peradilan.Kehadiran Tokoh Penting dan Sinergi AntarlembagaPembukaan seleksi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dan pakar di bidang birokrasi, di antaranya:Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. (Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI), yang mengawal kesiapan administrasi dan teknis pelaksanaan seleksi.Mohammad Ridwan, S.T., M.Eng. (Asesor SDM Aparatur Ahli Utama dari Badan Kepegawaian Negara), yang hadir untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif, transparan, dan sesuai dengan standar kompetensi nasional.Fokus pada Kompetensi dan IntegritasDalam sambutannya, Sugiyanto menekankan bahwa seleksi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan upaya serius untuk mencari sosok yang memiliki perpaduan antara kecerdasan manajerial dan integritas moral."Kepemimpinan di Mahkamah Agung memerlukan individu yang mampu beradaptasi dengan transformasi digital peradilan sekaligus memegang teguh nilai-nilai keadilan," ujar Sekretaris MA di hadapan para peserta.Detail PelaksanaanSebanyak 25 peserta yang telah lolos seleksi administrasi mengikuti tahapan ini secara intensif. Selama periode 2-5 Februari, mereka akan menjalani berbagai rangkaian uji kompetensi, mulai dari psikotes, presentasi, hingga wawancara mendalam di hadapan panitia seleksi dan asesor.Pelaksanaan secara luring ini dipilih untuk memastikan interaksi yang maksimal antara penguji dan peserta, sehingga profil kepemimpinan dan karakter setiap kandidat dapat terpotret secara utuh.

Muhammad Hafidz Kurnia

2 Februari 2026