Berita

Gambar Berita Gelar Review Kinerja, Kepala Biru Kepegawaian MA Tekankan Disiplin dan Soliditas Pegawai

Gelar Review Kinerja, Kepala Biru Kepegawaian MA Tekankan Disiplin dan Soliditas Pegawai

Unit Penilaian Kompetensi (Assessment Center) Mahkamah Agung RI menyelenggarakan rapat penting dalam rangka mengevaluasi capaian kerja serta merumuskan strategi ke depan. Kegiatan bertajuk "Rapat Review Kegiatan Kerja Semester I dan Rencana Kerja Semester II" ini resmi dibuka pada Rabu (17/06/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (19/06/2026) bertempat di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para asesor, struktural, serta seluruh staf di lingkungan Unit Penilaian Kompetensi Mahkamah Agung RI.Disiplin Total dan Jaga Soliditas InternalDalam sambutan pembukaannya, Kepala Biro Kepegawaian, Sahlanudin, memberikan arahan yang tegas sekaligus memotivasi seluruh jajaran yang hadir. Beliau menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi."Saya mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk selalu menanamkan kedisiplinan yang tinggi, baik dari segi penyelesaian pekerjaan, kerapian administrasi, hingga aspek kerja lainnya. Segala sesuatu harus dipersiapkan dan dieksekusi dengan standar terbaik," ujar Sahlanudin.Lebih lanjut, beliau juga menyoroti pentingnya keharmonisan dan lingkungan kerja yang sehat demi mencapai target organisasi yang optimal. Sahlanudin berpesan agar ego sektoral dan sekat-sekat antar-pegawai segera dihilangkan."Jangan lagi ada tindakan mengkotak-kotakan sesama pegawai, dan jangan pernah ada aksi saling menghina atau menjatuhkan di antara kita. Kita adalah satu tim besar. Tetap jaga soliditas, saling mendukung, agar seluruh target kerja yang telah kita canangkan dapat tercapai dengan sukses," tegasnya.Evaluasi Terukur Demi Rencana Kerja Semester IIRapat yang berlangsung selama tiga hari ini akan fokus pada pembedahan capaian kinerja, kendala teknis, serta evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program penilaian kompetensi yang telah berjalan sepanjang Semester I tahun 2026.Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi pijakan utama dalam menyusun taktik dan rencana kerja Semester II yang lebih adaptif, efisien, dan akuntabel. Melalui kegiatan ini, Unit Penilaian Kompetensi diharapkan dapat terus melahirkan program-program asesmen yang kredibel demi mewujudkan SDM aparatur peradilan yang unggul dan berintegritas

Muhammad Hafidz Kurnia

16 Juni 2026

Gambar Berita Assessment Center MA Evaluasi Capaian Semester I dan Rilis Jadwal Pemetaan

Assessment Center MA Evaluasi Capaian Semester I dan Rilis Jadwal Pemetaan

Unit Penilaian Kompetensi (UPK) Assessment Center Mahkamah Agung Republik Indonesia (AC MA-RI) menggelar rapat koordinasi intensif guna membahas evaluasi capaian Semester I serta merumuskan langkah-langkah strategis terkait kendala perencanaan teknis yang dihadapi. Pertemuan ini fokus pada optimalisasi penyerapan program kerja tahun berjalan serta percepatan penyusunan rencana strategis untuk masa depan.Evaluasi Semester I: Penguatan Regulasi dan Sinergitas Eselon IBerdasarkan hasil evaluasi komprehensif pada Semester I, UPK AC MA-RI menggarisbawahi pentingnya penguatan koordinasi lintas sektoral. Menanggapi hal tersebut, Kepala UPK AC MA-RI diinstruksikan untuk segera membangun komunikasi yang lebih solid dengan seluruh unit Eselon I di lingkungan Mahkamah Agung. Langkah konkret yang akan diambil adalah menyusun surat resmi terkait rencana kerja tahunan yang nantinya ditandatangani langsung oleh Sekretaris Mahkamah Agung atau Kepala Badan Urusan Administrasi (BUA).Selain itu, guna memastikan setiap kegiatan berjalan terstruktur, Assessment Center tengah menyusun Rencana Kerja yang dilengkapi dengan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) sebagai acuan baku pelaksanaan tugas. Rencana kerja ini juga dipastikan akan mengakomodasi tingginya permintaan dari Kementerian/Lembaga (K/L) lain, baik untuk pelaksanaan penilaian kompetensi maupun permohonan peminjaman asesor.Di sisi hilir, evaluasi menunjukkan perlunya optimalisasi pemanfaatan hasil pemetaan oleh pengguna (satker) tingkat pertama dan tingkat banding. Untuk itu, AC MA-RI akan menggandakan upaya sosialisasi, khususnya terkait:Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2020Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Nomor I Tahun 2019Regulasi pemanfaatan hasil penilaian/pemetaan kompetensi dalam rangka promosi dan mutasi pegawai.Langkah ini juga akan didukung dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) berkala kepada unit pengguna serta pemberian umpan balik (feedback) kepada para asesi sesuai dengan kebutuhan satker.Mengatasi Kendala Perencanaan dan Penetapan Skala Prioritas 2026Dalam aspek perencanaan, forum rapat jujur mengakui adanya tantangan berupa pergeseran jadwal pemetaan. Sesuai arahan, pelaksanaan Monev yang semula direncanakan di awal tahun belum dapat terlaksana sepenuhnya, sementara di sisi lain, Assessment Center menerima banyak permintaan dari berbagai unit.Untuk mengatasi kendala koordinasi dan memastikan rencana kerja tidak terabaikan, disepakati langkah percepatan penyusunan program kerja tahun 2027 yang akan dilegitimasi melalui tanda tangan Kepala BUA atau Sekretaris MA. Jadwal kerja mendatang juga dipastikan akan mengintegrasikan seluruh permohonan dari unit Eselon I internal serta instansi eksternal secara akomodatif.Rapat juga memberikan perhatian khusus pada kelanjutan program Situational Judgement Test (SJT) agar segera ditindaklanjuti dan dikawal ketat jadwal pelaksanaannya.Rilis Jadwal Pemetaan Wilayah Prioritas Tahun 2026Sebagai bentuk komitmen penyelesaian target tahun ini, AC MA-RI telah menetapkan skala prioritas pemetaan tahun 2026 yang berfokus pada 4 (empat) wilayah, yaitu DKI Jakarta, Makassar, Padang, dan Kupang.Melalui akselerasi perencanaan dan penguatan payung regulasi ini, Assessment Center Mahkamah Agung RI berkomitmen untuk terus menyajikan data profil kompetensi aparatur peradilan yang valid, objektif, dan akuntabel demi mendukung pilar sistem merit di lingkungan MA-RI

Muhammad Hafidz Kurnia

16 Juni 2026

Gambar Berita Rapat Matang, Assessment Center MA Siap Uji Kompetensi Puluhan Pejabat Fungsional

Rapat Matang, Assessment Center MA Siap Uji Kompetensi Puluhan Pejabat Fungsional

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan memastikan kesesuaian kompetensi aparatur sipil negara, agenda Penilaian Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional untuk periode Juni 2026 resmi bergulir. Seluruh rangkaian kegiatan ini diselenggarakan secara daring menggunakan metode Assessment Center. Rapat koordinasi awal dan briefing bersama tim kerja serta asesor telah dilaksanakan guna mematangkan teknis pelaksanaan di lapangan.Kegiatan penilaian kompetensi kali ini diikuti oleh total 46 orang peserta yang berasal dari berbagai rumpun jabatan fungsional. Para peserta tersebut tersebar ke dalam beberapa tingkatan, mulai dari Jabatan Fungsional (JF) Madya sebanyak 7 orang , JF Muda sebanyak 8 orang , JF Penyelia sebanyak 1 orang , JF Pertama sebanyak 19 orang , hingga JF Mahir sebanyak 11 orang. Adapun beragam profesi yang mengikuti asesmen ini antara lain adalah Auditor , APK APBN , Pranata Komputer , Penerjemah , Pejabat Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) , Perencana , dan Arsiparis.Berdasarkan linimasa yang telah disepakati, rangkaian kegiatan ini terbagi menjadi beberapa fase terstruktur. Tahap persiapan dan pengumpulan berkas persyaratan dari peserta dijadwalkan berlangsung pada tanggal 11 hingga 19 Juni 2026. Sesi utama penilaian, yang meliputi pembukaan, sosialisasi, tes psikologi, simulasi, hingga wawancara, akan dilaksanakan secara maraton pada tanggal 23 hingga 25 Juni 2026. Setelah seluruh data rampung diolah dan melalui proses pengendalian mutu oleh tim pelaksana , laporan akhir dari kegiatan penilaian kompetensi ini dijadwalkan akan diserahkan secara resmi pada tanggal 23 Juli 2026.

Muhammad Hafidz Kurnia

9 Juni 2026

Gambar Berita Mahkamah Agung Gelar Profile Assessment Calon Pimpinan PN Kelas II Secara Daring

Mahkamah Agung Gelar Profile Assessment Calon Pimpinan PN Kelas II Secara Daring

Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI resmi membuka kegiatan Profile Assessment bagi Calon Pimpinan Pengadilan Negeri Kelas II Tahun Anggaran 2026. Mengingat efisiensi dan jangkauan wilayah, pelaksanaan seleksi ini diselenggarakan secara daring mulai Selasa, 21 April hingga Jumat, 24 April 2026.Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya aspek kompetensi dan integritas dalam menjaring nakhoda baru bagi satuan kerja di daerah."Hasil profile assessment ini akan menjadi instrumen krusial dan bahan pertimbangan bagi pimpinan untuk memilih kandidat terbaik yang dinilai cakap untuk menduduki jabatan ini," ujar Sahlanudin dalam pembukaan daring tersebut.Partisipasi dan Dinamika SeleksiBerdasarkan laporan panitia pelaksana, tercatat sebanyak 93 peserta yang terjadwal mengikuti rangkaian seleksi ini. Namun, pada hari pertama pelaksanaan, dilaporkan terdapat satu orang peserta yang mengundurkan diri dikarenakan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan (sakit). Dengan demikian, sebanyak 92 peserta dipastikan akan bersaing memperebutkan posisi pimpinan pengadilan di tingkat daerah.Turut hadir memberikan arahan, Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum, Hasanudin, S.H., M.H. Beliau mengingatkan para peserta agar tidak hanya fokus pada materi seleksi, tetapi juga menjaga kondisi fisik mengingat intensitas jadwal yang cukup padat."Kami berharap para peserta benar-benar mempersiapkan diri agar terus sehat dalam menjalani kegiatan ini. Proses seleksi ini membutuhkan waktu beberapa hari dan konsentrasi tinggi, sehingga stamina yang prima sangat dibutuhkan hingga akhir," tegas Hasanudin.Rangkaian kegiatan selama empat hari ke depan akan mencakup berbagai tahapan penilaian kompetensi yang dilakukan oleh tim penguji profesional. Melalui proses yang transparan dan akuntabel ini, Mahkamah Agung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di pengadilan tingkat pertama melalui kepemimpinan yang berintegritas tinggi.

Muhammad Hafidz Kurnia

21 April 2026

Gambar Berita Pembukaan Assessment Badimiltun: Tekankan Objektivitas dan Pola Promosi Sesuai Sistem Merit

Pembukaan Assessment Badimiltun: Tekankan Objektivitas dan Pola Promosi Sesuai Sistem Merit

Dalam rangka mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Ditjen Badimiltun) menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Profile Assessment Penilaian Pegawai Jabatan Pengawas dan Administrator. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para pejabat struktural dan para peserta asesmen.Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menggarisbawahi peran krusial Assessment Center dalam mendukung implementasi sistem merit di lingkungan Mahkamah Agung."Asesmen ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen vital dalam penguatan sistem merit. Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Mahkamah Agung mengenai pola mutasi dan promosi pegawai, di mana setiap pergerakan karir harus didasarkan pada kompetensi dan kualifikasi yang terukur," ujar Sahlanudin.Beliau menambahkan bahwa dengan adanya pola mutasi dan promosi yang transparan, Mahkamah Agung beserta badan peradilan di bawahnya dapat memastikan bahwa orang yang tepat berada pada posisi yang tepat (right man on the right place).Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Badimiltun, Sodikin, S.E., S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya tim asesor."Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para asesor yang hadir. Kami berharap proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional, sehingga hasil yang diperoleh nantinya dapat dipertanggungjawabkan serta menjadi dasar yang kuat dalam pembinaan karir pegawai di lingkungan Badimiltun," tegas Sodikin.Pelaksanaan profile assessment ini diharapkan dapat memetakan potensi dan kompetensi para pejabat Pengawas serta Administrator secara akurat. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan strategis dalam pengembangan SDM yang unggul demi meningkatkan pelayanan hukum dan keadilan bagi masyarakat.Kegiatan ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan rangkaian pengujian yang komprehensif, mulai dari tes psikologi hingga simulasi manajerial.

Muhammad Hafidz Kurnia

14 April 2026

Gambar Berita Assessment Center MA Gelar Assessment Jabatan Dilmil: Tekankan Integritas dan Kesesuaian Tupoksi

Assessment Center MA Gelar Assessment Jabatan Dilmil: Tekankan Integritas dan Kesesuaian Tupoksi

Assessment Center Mahkamah Agung RI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem merit melalui penyelenggaraan penilaian kompetensi (assessment) untuk pengisian jabatan di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer (Dilmil). Kegiatan yang direncanakan berlangsung secara luring pada 14 hingga 16 April 2026 ini bertujuan untuk memetakan calon pejabat yang kompeten dan berintegritas tinggi.Sebanyak empat posisi jabatan menjadi fokus utama dalam penilaian kali ini, meliputi Kasubdit Pembinaan dan Administrasi Dilmil, Kasubdit Pengembangan dan Tenaga Teknis Dilmil, Kasubdit Pembinaan Tenaga Teknis Dilmil, serta pengisian posisi Eselon IV (Kasubbag/Kasi) yang saat ini masih lowong.Penyusunan Soal Harus TerarahDalam arahannya, Asesor SDM Aparatur Ahli Utama, Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H., menekankan pentingnya bagi para asesor untuk memahami karakteristik jabatan yang akan diisi. Beliau mengingatkan agar seluruh proses penilaian tetap berpegang teguh pada regulasi yang berlaku."Kita harus selalu mengikuti aturan main dalam melakukan penilaian. Teman-teman asesor wajib mengetahui detail jabatan yang kosong, baik untuk Eselon III maupun Eselon IV. Sebagai asesor, kita harus benar-benar melihat tugas pokok (tupoksi) dan tugas tambahannya," tegas Aco Nur.Beliau juga menambahkan bahwa relevansi antara soal ujian dan jabatan sangatlah krusial. "Jangan sampai menyimpang dalam pembuatan soal. Hal ini penting agar proses penggalian kompetensi menjadi terarah, terutama untuk jenjang Eselon III," imbuhnya.Fokus pada Integritas dan Kedalaman PenggalianSenada dengan hal tersebut, Asesor SDM Aparatur Ahli Utama, Prof. Dr. H. Supandi, S.H., M.H., mengingatkan pesan pimpinan tertinggi Mahkamah Agung terkait aspek moralitas kandidat. Menurutnya, kompetensi teknis harus berjalan selaras dengan integritas yang kuat."Ketua Mahkamah Agung menekankan untuk lebih menggali aspek integritas dalam setiap penilaian kompetensi. Ini menjadi poin krusial dalam mencetak kader pemimpin yang bersih," ujar Supandi.Lebih lanjut, beliau mendorong para asesor untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar proses wawancara dan observasi dapat menyentuh aspek substansi jabatan secara mendalam. "Saya mengingatkan teman-teman untuk terus belajar memahami tupoksi tiap-tiap jabatan. Dengan pemahaman yang matang, kita dapat menggali potensi kandidat secara lebih dalam dan akurat," pesannya.Target PelaporanPelaksanaan penilaian kompetensi ini akan menggunakan Metode Sedang, yang mengombinasikan berbagai instrumen pengukuran psikologis dan simulasi manajerial. Setelah seluruh rangkaian luring selesai, tim dijadwalkan akan menyelesaikan dan melakukan penyerahan laporan lengkap pada tanggal 30 April 2026.Dengan persiapan yang matang dan pengawasan langsung dari para asesor senior, diharapkan hasil penilaian ini dapat menjadi dasar yang kuat bagi pimpinan Mahkamah Agung dalam menempatkan figur yang tepat pada jabatan yang tepat (right man on the right place).

Muhammad Hafidz Kurnia

9 April 2026