Rekap Hasil Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas IA Resmi Diserahkan ke Badilag
Proses penataan dan penyegaran struktur kepemimpinan di lingkungan peradilan agama terus bergulir. Rekapitulasi hasil Profile Assessment seleksi Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas IA secara resmi diserahkan kepada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung RI. Penyerahan ini menandai tuntasnya salah satu tahapan krusial dalam mekanisme pembinaan karir dan promosi mutasi para hakim peradilan tingkat pertama.Dokumen resmi rekapitulasi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Subbagian (Kasubag) Pengembangan Pegawai, Bapak Indra Sandakila, sebagai perwakilan dari Unit Pelaksana Kompetensi (UPK) Assessment Center MA. Berkas penting itu diterima secara formal oleh Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Mutasi Hakim Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, Bapak Ahyar.Prosesi penyerahan berlokasi di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI Lantai 8, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Pertemuan ini berlangsung penuh khidmat sebagai wujud koordinasi antarunit dalam mengawal akuntabilitas seleksi jabatan pimpinan peradilan.Dorong Peningkatan Layanan Hukum dan ProfesionalismePenyerahan hasil rekapitulasi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan basis data penting yang akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam rapat Tim Promosi Mutasi (TPM) dilingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI. Melalui rekapitulasi ini, rekam jejak, kualifikasi, serta hasil penilaian komprehensif para calon pimpinan dipastikan telah terdata secara presisi.Langkah ini diambil guna memastikan pengisian posisi strategis Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas IA diisi oleh SDM yang memiliki integritas tinggi, kompetensi teknis yudisial yang mumpuni, serta jiwa kepemimpinan yang adaptif. Diharapkan, jajaran pimpinan yang terpilih nantinya mampu memperkuat tata kelola peradilan serta membawa peningkatan kualitas pelayanan hukum yang prima dan transparan bagi masyarakat pencari keadilan di seluruh Indonesia.
Muhammad Hafidz Kurnia
21 Agustus 2026
Menuju Pimpinan Ideal, 43 Hakim Ikuti Profile Assessment Calon Wakil Ketua PA/MS IA
Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan peradilan agama melalui penyelenggaraan Profile Assessment bagi Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama dan Mahkamah Syar’iyah Kelas IA. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam rangkaian seleksi Fit and Proper Test guna menyaring para hakim terbaik yang siap mengemban amanah pimpinan di satuan kerja tingkat Kelas IA. Sebanyak 43 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti seluruh proses penilaian ini dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi.Rangkaian acara diawali dengan penyampaian laporan kegiatan yang dibacakan oleh Kepala Bagian Umum Biro Kepegawaian MA, Agus Sudarmanto, S.Kom. Dalam laporannya, beliau memaparkan secara rinci mengenai kesiapan teknis, alur pelaksanaan uji kompetensi, hingga jumlah peserta yang dipastikan siap mengikuti setiap tahapan asesmen berbasis digital ini. Pelaksanaan secara daring tidak mengurangi ketatnya standar penilaian yang diterapkan, karena sistem monitoring dan mekanisme pengujian telah dirancang sedemikian rupa untuk menjamin objektivitas, akuntabilitas, serta ketepatan hasil pemetaan potensi setiap peserta.Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. Muchlis, S.H., M.H. Dalam pengarahan pembukanya, beliau menyampaikan bahwa profile assessment memiliki peran yang sangat strategis dalam memetakan kapasitas kepemimpinan, kompetensi manajerial, integritas, serta kesiapan psikologis para calon pimpinan. Jabatan Wakil Ketua Pengadilan Agama maupun Mahkamah Syar’iyah Kelas IA menuntut figur yang tidak hanya mumpuni secara teknis yudisial, tetapi juga mampu mengelola organisasi secara profesional, responsif terhadap dinamika tata kelola peradilan modern, serta menjadi teladan dalam menjaga marwah dan keluhuran martabat peradilan.Melalui seleksi terintegrasi ini, Ditjen Badilag berharap dapat melahirkan jajaran pimpinan pengadilan yang adaptif, inovatif, dan berintegritas tinggi. Keberhasilan pelaksanaan profile assessment ini diharapkan mampu melahirkan nahkoda baru di satuan kerja Kelas IA yang siap menjawab tantangan zaman, mendorong percepatan modernisasi badan peradilan, serta memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel bagi seluruh masyarakat pencari keadilan di Indonesia.
Muhammad Hafidz Kurnia
11 Agustus 2026
Resmi Ditutup, Pelatihan SJT Level 1 Tahap 2 Mahkamah Agung Berjalan Sukses
Rangkaian kegiatan Pelatihan Situational Judgment Test (SJT) Level 1 Tahap 2 di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia resmi berakhir pada Kamis (30/07/2026). Acara penutupan yang berlangsung di Lantai 12 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung, Jakarta, ini menandai tuntasnya pelatihan intensif yang telah berjalan selama tiga hari sejak 28 Juli 2026.Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Asesor SDM Aparatur dari jenjang Ahli Pertama hingga Ahli Utama, serta Pranata Komputer Ahli Pertama.Apresiasi Atas Komitmen dan Kerja Keras PesertaPelatihan secara resmi ditutup oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan, Yustiar Nugroho, S.H., M.H., M.M., yang hadir mewakili Kepala Pusdiklat Menpim Mahkamah Agung RI.Dalam amanat penutupannya, Yustiar Nugroho menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta atas dedikasi mereka sepanjang kegiatan."Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh peserta pelatihan atas kerja keras, komitmen, dan kesungguhan yang telah ditunjukkan selama mengikuti kegiatan ini," ujar Yustiar Nugroho, S.H., M.H., M.M. saat membacakan sambutan penutupan.Peserta Dinilai Sangat Aktif dan AntusiasPada sesi laporan pelaksanaan dan evaluasi kegiatan, Sekretaris Riset Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Valendra Granitha Shandika Puri, M.A., menyampaikan catatan positif terkait dinamika pembelajaran selama pelatihan berlangsung.Beliau mengungkapkan bahwa seluruh peserta menunjukkan partisipasi yang sangat aktif dan antusiasme tinggi dalam menyerap setiap materi maupun simulasi SJT yang diberikan oleh tim fasilitator.Dengan berakhirnya pelatihan ini, para Asesor SDM Aparatur dan Pranata Komputer diharapkan dapat langsung mengimplementasikan hasil pembelajaran guna mendukung penguatan kapasitas SDM dan pemetaan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Mahkamah Agung.
Muhammad Hafidz Kurnia
30 Juli 2026
Ikhtiar Assessment Center MA Mencetak Pimpinan Terbaik Lewat Pelatihan SJT
Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan (Pusdiklat Menpim) secara resmi menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Situational Judgment Test (SJT) Level 1 Tahap 2. Acara yang berlangsung dari tanggal 28 hingga 30 Juli 2026 ini digelar di Lantai 12 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung, Jakarta.Pelatihan ini diikuti oleh para pegawai di lingkungan Mahkamah Agung yang terdiri dari seluruh Asesor SDM Aparatur (mulai dari jenjang Ahli Pertama hingga Ahli Utama) serta Pranata Komputer Ahli Pertama.Pembukaan Resmi dan Laporan KegiatanAcara dibuka secara resmi oleh Kepala Pusdiklat Menpim Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI, Darmoko Yuti Witanto, S.H.Sebelum prosesi pembukaan, acara diawali dengan pembacaan laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Bagian Umum Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi, Agus Sudarmanto, S.H., yang hadir mewakili Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung.Rangkaian acara pembukaan berlangsung dengan penuh khidmat dan lancar, menandai dimulainya pelatihan intensif selama tiga hari tersebut.Komitmen Berkelanjutan untuk Pemimpin Masa DepanDalam sambutan pembukaannya, Kapusdiklat Menpim, Darmoko Yuti Witanto, S.H., menegaskan pentingnya kontinuitas dalam penyelenggaraan pelatihan semacam ini bagi pengembangan kualifikasi SDM di lingkungan peradilan."Pelatihan ini harus diselenggarakan secara berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari ikhtiar Mahkamah Agung untuk mendapatkan generasi penerus pimpinan terbaik di masa yang akan datang. Oleh karena itu, ikutilah pelatihan ini dengan sungguh-sungguh," pesan Darmoko Yuti Witanto, S.H. di hadapan para peserta.Melalui pelatihan SJT Level 1 Tahap 2 ini, diharapkan para Asesor SDM Aparatur dan Pranata Komputer dapat mengasah kompetensi, objektivitas, serta kesiapan teknis dalam mendukung sistem merit dan mencetak kader-kader pemimpin Mahkamah Agung yang berkualitas di masa depan.
Muhammad Hafidz Kurnia
28 Juli 2026
Assessment Center MA Gelar Profile Assessment Pemetaan Pegawai Badilum 2026 Secara Daring
Assessment Center Mahkamah Agung Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Profile Assessment Pemetaan Pegawai Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) pada 21–23 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini merupakan bagian dari upaya pemetaan profil kompetensi pegawai guna memperoleh gambaran potensi dan kompetensi secara objektif, terukur, dan komprehensif.Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI selaku Kepala Unit Assessment Center Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Sebelum pembukaan, laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Kepala Bagian Umum Kepegawaian, Agus Sudarmanto, S.Kom., yang memaparkan kesiapan pelaksanaan, jumlah peserta, serta rangkaian kegiatan assessment yang akan dilaksanakan selama tiga hari.Pelaksanaan Profile Assessment turut dihadiri oleh Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Zahlisa Vitalita, S.H., M.H., serta Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Kurnia Arry Soelaksono, S.E., S.H., M.Hum. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pemetaan kompetensi pegawai sebagai salah satu bagian penting dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia aparatur di lingkungan peradilan umum.Sebanyak 25 peserta terdaftar dalam kegiatan Profile Assessment Pemetaan Pegawai Badilum tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 2 peserta tidak dapat mengikuti kegiatan, yaitu Imelda Merlina Sani, S.H., M.H. karena sakit dan Reni Kartini, S.H. karena sedang melaksanakan dinas luar.Meskipun dilaksanakan secara daring, seluruh rangkaian kegiatan tetap dilaksanakan secara terstruktur dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas. Pelaksanaan assessment diharapkan mampu menghasilkan data profil kompetensi yang akurat sebagai bahan pendukung dalam pemetaan, pengembangan karier, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum.Melalui kegiatan ini, Assessment Center Mahkamah Agung RI terus berkomitmen mendukung penerapan manajemen talenta dan sistem merit melalui proses penilaian kompetensi yang profesional dan terstandar. Hasil pemetaan diharapkan dapat menjadi salah satu landasan strategis dalam menempatkan serta mengembangkan pegawai sesuai dengan potensi, kompetensi, dan kebutuhan organisasi, guna mewujudkan aparatur peradilan yang semakin profesional, berintegritas, dan berkinerja tinggi.
Muhammad Hafidz Kurnia
21 Juli 2026
Assessment Center MA Matangkan Persiapan Pemetaan Pegawai Badilum Tahun 2026
Assessment Center Biro Kepegawaian Mahkamah Agung Republik Indonesia melaksanakan rapat persiapan Pemetaan Pegawai Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Tahun 2026. Rapat tersebut diselenggarakan untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan secara terencana, terkoordinasi, dan sesuai dengan standar penilaian kompetensi yang telah ditetapkan.Dalam rapat tersebut juga dibahas jadwal pelaksanaan pemetaan pegawai. Kegiatan ini merupakan gelombang pertama dengan jumlah peserta sebanyak 40 pegawai Badan Peradilan Umum. Seluruh rangkaian penilaian direncanakan berlangsung secara daring, sehingga diperlukan kesiapan teknis, perangkat pendukung, jaringan komunikasi, serta koordinasi yang baik antara peserta, asesor, dan sekretariat.Pembukaan kegiatan dijadwalkan pada Selasa, 21 Juli 2026, pukul 08.30 WIB bertempat di Command Center, Assessment Center Mahkamah Agung RI.Alat Ukur Penilaian KompetensiUntuk memperoleh gambaran kompetensi peserta secara menyeluruh dan objektif, kegiatan pemetaan akan menggunakan beberapa alat ukur, yaitu:Psikotes;Analisis kasus;Leaderless Group Discussion atau LGD; danWawancara berbasis kompetensi.Penggunaan berbagai alat ukur tersebut diharapkan mampu menghasilkan informasi yang komprehensif mengenai kapasitas, potensi, serta kompetensi setiap peserta. Seluruh asesor juga diharapkan memiliki kesamaan pemahaman terhadap indikator perilaku, standar penilaian, dan mekanisme integrasi hasil agar kualitas penilaian tetap konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.Setelah seluruh tahapan asesmen, integrasi data, dan penyusunan rekomendasi selesai dilaksanakan, laporan lengkap hasil Pemetaan Pegawai Badilum Tahun 2026 dijadwalkan diserahkan paling lambat pada 20 Agustus 2026.Melalui persiapan yang matang serta koordinasi antara asesor, sekretariat, dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, pelaksanaan pemetaan pegawai diharapkan berlangsung tertib, objektif, transparan, dan menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia serta kebutuhan organisasi.
Muhammad Hafidz Kurnia
14 Juli 2026
Berita Terpopuler
Tim IT Assessment Center Sempurnakan Aplikasi Online dengan Sistem Proctoring Mutakhir
2 Juni 2025
Rapat kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Mahkamah Agung RI
19 November 2025
Fit and Proper Test Calon Wakil Ketua PTA, PA Kelas IA, IB, dan II Resmi Dibuka
22 September 2025
Kolaborasi Digital Peningkatan SDM: Asesor MA Pimpin Uji Kompetensi Pegawai Kemensetneg
8 Juli 2025
Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Negeri Kelas 1A dan 1B Dimulai, Integritas Jadi Pilar Utama
14 April 2025
Penguatan Kualitas SDM Peradilan: Pemetaan Kompetensi Pegawai di Wilayah Medan Berlangsung Sukses
25 Juli 2024