Matangkan Persiapan JPTP, Assessment Center Mahkamah Agung Gelar Rapat Koordinasi Final
Menjelang pelaksanaan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), seluruh jajaran pegawai Assessment Center Mahkamah Agung menggelar rapat koordinasi intensif pada hari ini. Rapat ini difokuskan pada pematangan persiapan akhir kegiatan Profile Assessment yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 5 Februari 2025.Rapat yang dihadiri oleh seluruh staf dan asesor ini bertujuan untuk memastikan seluruh elemen pendukung kegiatan telah siap 100%, demi menjamin proses seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel.Fokus Utama PembahasanDalam pertemuan tersebut, terdapat tiga poin krusial yang menjadi agenda utama pembahasan:Pematangan Pembagian Tugas: Penajaman tugas - tugas, baik di bagian asesor maupun kesekretariatan dan jadwal bagi setiap panitia, mulai dari tim registrasi, pendamping asesor, hingga tim pengolah data hasil asesmen.Update Progres Persiapan: Pemantauan sejauh mana koordinasi dengan bagian terkait dan verifikasi daftar peserta yang akan mengikuti rangkaian tes.Kesiapan Sarana dan Prasarana: Peninjauan kesiapan infrastruktur IT, ruang ujian, hingga perangkat lunak pendukung asesmen untuk mengantisipasi kendala teknis di hari pelaksanaan."Kita harus memastikan setiap detail, sekecil apa pun, sudah terakomodasi. Untuk dipastikan kembali jadwal pembukaannya agar kita dapat menyiapkan jadwal dengan baik, pelaksanaan ini secara luring jadi kita harus benar - benar memperlihatkan tampilan yang baik" ujar Aco Nur, Asesor SDM Aparatur Ahli Utama di hadapan seluruh pegawai Assessment Center."Karna pelaksanaan berlangsung secara luring, mohon untuk koordinasi dengan poli klinik juga untuk mengantisipasi adanya Peserta yang kurang sehat ketika datang ke Assessment Center" tambah Supatmi, Asesor SDM Aparatur Ahli UtamaKomitmen Pelayanan PrimaHingga saat ini, persiapan sarana dan prasarana dilaporkan telah memasuki tahap akhir. Pihak Assessment Center Mahkamah Agung berkomitmen untuk menyediakan fasilitas terbaik guna mendukung kenyamanan peserta selama menjalani proses penilaian selama empat hari tersebut.Dengan koordinasi yang solid antar lini, diharapkan pelaksanaan Profile Assessment JPTP tahun ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti, sekaligus menghasilkan kader-kader pimpinan yang memiliki kompetensi unggul bagi Mahkamah Agung.
Muhammad Hafidz Kurnia
29 Januari 2026
Ditjen Badilag Resmi Buka Rangkaian Fit and Proper Test Calon Panitera PTA/MS Tahap Seleksi 2026
Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung RI resmi memulai rangkaian seleksi terbuka (Fit and Proper Test) bagi calon Panitera Pengadilan Tinggi Agama (PTA) dan Mahkamah Syar’iyah (MS) Aceh. Kegiatan krusial dalam rangka menjaring pimpinan kepaniteraan yang berintegritas ini diikuti oleh jajaran pejabat teras Badilag serta tim Asesor SDM Aparatur Ahli Utama.Pembukaan Secara Daring oleh Dirjen BadilagAcara dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama. Meski di tengah kesibukan agenda kedinasan, Dirjen Badilag tetap memimpin pembukaan melalui sambungan daring dari Bandar Lampung. Kehadiran beliau di Lampung diketahui dalam rangka mendampingi Ketua Mahkamah Agung RI pada prosesi wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi setempat.Dalam arahannya, Dirjen menekankan bahwa proses seleksi ini merupakan instrumen vital untuk memastikan standar kompetensi dan profesionalisme di level tingkat banding tetap terjaga.Update Peserta dan Tahapan SeleksiBerdasarkan data panitia seleksi, tercatat sebanyak 55 peserta dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi dan berhak mengikuti rangkaian uji kompetensi ini. Para peserta ini akan disaring secara ketat melalui berbagai aspek penilaian, mulai dari penguasaan hukum formil hingga manajerial organisasi.Adapun agenda Profile Assessment, yang dijadwalkan akan berlangsung secara intensif pada:Tanggal: 18 – 20 Februari 2026Agenda: Penilaian mendalam terhadap rekam jejak, psikologi kerja, dan kompetensi manajerial peserta.Sinergi dengan Asesor AhliPelaksanaan seleksi tahun ini kembali melibatkan Asesor SDM Aparatur Ahli Utama guna menjamin objektivitas dan transparansi hasil penilaian. Keterlibatan asesor ahli ini diharapkan mampu memotret potensi riil para kandidat, sehingga mereka yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kualifikasi mumpuni untuk mendukung jalannya peradilan agama di tingkat banding.Dengan dimulainya rangkaian ini, Ditjen Badilag berharap dapat melahirkan kader-kader Panitera PTA/MS yang mampu berakselerasi dengan visi Mahkamah Agung dalam mewujudkan badan peradilan yang agung dan modern.
Muhammad Hafidz Kurnia
29 Januari 2026
Mahkamah Agung Matangkan Persiapan Assessment JPTP dan Rencana Kerja 2026
Menjelang awal Februari 2026, Mahkamah Agung (MA) RI tancap gas mempersiapkan agenda strategis nasional. Bertempat di Gedung Sekretariat MA, jajaran pimpinan dan tim asesor menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan Profile Assessment bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Panitera PTA/MS, hingga para calon Pimpinan Pengadilan Militer.Rapat ini menjadi krusial karena melibatkan seluruh elemen kunci, mulai dari para Asesor SDM Aparatur Ahli Utama, Kabag Umum Kepegawaian, seluruh Asesor hingga tim teknis dari bagian Kesekretariatan.Menuju Standar Penilaian ModernKetua tim memastikan bahwa seluruh rangkaian assessment tahun ini tidak hanya sekadar rutinitas. Perencanaan kegiatan telah dipatok ketat agar sesuai dengan Permenpan Nomor 19 Tahun 2025 dan selaras dengan peta jalan Renstra Mahkamah Agung. Sementara untuk standar teknisnya, MA berkomitmen penuh pada Peraturan BKN Nomor 26 Tahun 2019.Sesuai jadwal, perhelatan besar ini akan dimulai pada 2 hingga 5 Februari 2026. Sekretaris Mahkamah Agung dijadwalkan hadir langsung untuk membuka kegiatan di Ruang Sidang Lantai 12, Gedung Sekretariat Mahkamah Agung.Digitalisasi dan Penguatan SDM: Pesan dari Para Ahli UtamaDalam sesi arahan, tiga Asesor SDM Aparatur Ahli Utama memberikan sorotan tajam pada tiga pilar utama: transparansi, inovasi, dan kualitas SDM.Aco Nur menginstruksikan agar seluruh capaian maupun tantangan yang dihadapi Assessment Center masuk ke dalam Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI. lalu beliau juga menyebutkan untuk rencana kerja Assessment Center "Kita harus jujur tentang permasalahan yang ada, mulai dari kebutuhan infrastruktur hingga anggaran, agar pengembangan ke depan memiliki data yang kuat" tegasnya.Senada dengan upaya modernisasi, Supatmi mendorong percepatan transformasi digital. Ia mendesak agar aplikasi Assessment Center yang telah dirancang selama dua tahun terakhir segera dirampungkan. Langkah ini sangat dinanti untuk mengintegrasikan soal-soal Situational Judgement Test (SJT) yang telah dikembangkan tim guna meningkatkan akurasi penilaian peserta.Di sisi lain, Supandi mengingatkan bahwa sistem yang hebat tidak akan berjalan tanpa manusia yang kompeten. Ia menekankan pentingnya dukungan anggaran yang memadai untuk terus meng-upgrade kualitas SDM asesor dan staf. "Investasi pada SDM adalah kunci agar lembaga ini mampu menyempurnakan tugas-tugas berat di masa depan dengan hasil yang kredibel," ungkapnya.Dengan kolaborasi antara sistem digital yang mutakhir dan SDM yang mumpuni, Mahkamah Agung optimis proses seleksi pimpinan ini akan melahirkan kader-kader terbaik yang siap menjaga marwah peradilan di Indonesia.
Muhammad Hafidz Kurnia
22 Januari 2026
Perkuat Komitmen Integritas, Biro Kepegawaian Mahkamah Agung Gelar Penandatanganan Pakta Integritas
Dalam upaya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas kinerja, Assessment Center Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi (BUA) Mahkamah Agung RI menyelenggarakan kegiatan Pengucapan dan Penandatanganan Pakta Integritas pada Senin (05/01).Acara yang berlangsung di Ruang Wiryono, Gedung Mahkamah Agung RI ini, dimulai tepat pukul 14.00 WIB dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di lingkungan Biro Kepegawaian.Pimpinan dan Jalannya AcaraKegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Prosesi diawali dengan pengucapan janji pakta integritas secara bersama-sama, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen secara simbolis dan diikuti oleh seluruh staf.Suasana khidmat menyelimuti ruangan sepanjang acara berlangsung. Kehadiran para Kepala Bagian di lingkungan Biro Kepegawaian turut mendampingi untuk memastikan komitmen ini dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh jenjang jabatan.Arahan Kepala BiroDalam arahannya, Sahlanudin menekankan bahwa Pakta Integritas bukan sekadar seremonial rutin atau pemenuhan dokumen administrasi semata."Pakta Integritas adalah janji diri untuk menjaga martabat lembaga. Saya berharap seluruh pegawai Biro Kepegawaian konsisten dalam menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku dan menjauhi segala bentuk praktik KKN," tegas beliau di hadapan para peserta.Selain arahan dari Kepala Biro, para Kepala Bagian juga memberikan penguatan teknis mengenai pentingnya sinergi dan transparansi dalam pelayanan kepegawaian di lingkungan Mahkamah Agung.Makna KegiatanKegiatan ini merupakan bagian dari langkah nyata Mahkamah Agung dalam mewujudkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dengan adanya komitmen tertulis ini, diharapkan performa pelayanan administrasi kepegawaian semakin meningkat dan terpercaya.
Muhammad Hafidz Kurnia
5 Januari 2026
Assessment Center MA Gelar Monev Daring, Pastikan Akurasi Pemetaan Pegawai di Wilayah Medan
Dalam rangka menjamin mutu manajemen sumber daya manusia di lingkungan peradilan, Assessment Center Mahkamah Agung RI menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi satuan kerja di wilayah hukum Medan. Mengingat efisiensi dan jangkauan koordinasi, kegiatan strategis ini dilaksanakan secara daring pada hari ini.Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari pengelola kepegawaian tingkat banding, pengelola kepegawaian tingkat pertama, serta para perwakilan peserta yang telah mengikuti proses penilaian kompetensi sebelumnya.Empat Pilar Evaluasi StrategisMonev yang dipandu langsung oleh tim Assessment Center MA ini memfokuskan pada empat poin utama evaluasi:Kesesuaian Pelaksanaan Assessment: Meninjau kembali apakah proses penilaian yang telah berjalan sudah selaras dengan standar kompetensi manajerial dan struktural yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung.Implementasi Hasil Pemetaan: Memastikan hasil pemetaan pegawai tidak hanya menjadi data statis, tetapi benar-benar ditindaklanjuti sebagai dasar pengembangan karier, diklat, maupun penempatan posisi yang tepat.Kesiapan Sarana dan Prasarana: Mengevaluasi ketersediaan fasilitas pendukung di masing-masing satuan kerja untuk mendukung pelaksanaan penilaian kompetensi secara mandiri maupun terpusat.Uji Aksesibilitas Aplikasi: Melakukan audit terhadap aplikasi pendukung assessment. Tim menggali masukan langsung dari pengguna mengenai apakah sistem yang ada sudah sesuai standar teknis dan memiliki antarmuka yang memudahkan pengguna.Diskusi Interaktif Secara VirtualMeski berlangsung melalui ruang pertemuan virtual, agenda Monev berjalan dinamis. Para pengelola kepegawaian tingkat pertama dari berbagai daerah di wilayah Medan diberikan kesempatan untuk memaparkan kendala teknis serta tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan hasil rekomendasi assessment."Monev ini adalah instrumen penting bagi Assessment Center MA untuk memvalidasi bahwa sistem yang kita bangun benar-benar memberikan dampak nyata di daerah. Kami ingin memastikan setiap aplikasi mudah digunakan sehingga tidak ada hambatan administratif dalam pengembangan SDM," ungkap tim Assessment Center MA dalam sesi arahannya.Komitmen Peningkatan Mutu SDMKegiatan ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi perbaikan untuk sistem manajemen kepegawaian yang lebih baik di wilayah hukum Medan. Dengan integrasi data yang akurat dari hasil assessment dan dukungan aplikasi yang mumpuni, Mahkamah Agung berkomitmen untuk terus mencetak aparatur peradilan yang profesional dan berintegritas tinggi.
Muhammad Hafidz Kurnia
22 Desember 2025
Bukan Sekadar Angka: Monev Hasil Asesmen di Jateng Pastikan SDM Tepat di Jabatan Tepat
Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme aparatur peradilan, Assessment Center Mahkamah Agung Republik Indonesia menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pemanfaatan Hasil Assessment Center di wilayah Jawa Tengah. Kegiatan strategis ini melibatkan para pengelola kepegawaian dan peserta asesmen dari empat lingkungan badan peradilan di wilayah Jawa Tengah.Sinergi Empat Lingkungan PeradilanMeskipun kegiatan dipusatkan di Pengadilan Tinggi Jawa Tengah dan Pengadilan Tinggi Agama Semarang, peserta Monev terdiri dari perwakilan lintas peradilan, termasuk Pengadilan Militer II-10 Semarang dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang. Kehadiran perwakilan dari empat lingkungan ini menunjukkan komitmen kolektif dalam mewujudkan manajemen SDM yang terintegrasi di bawah payung Mahkamah Agung RI.Kegiatan di Pengadilan Tinggi Semarang disambut langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Bapak Aviantara, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya objektivitas dalam pengembangan karier."Hasil penilaian kompetensi adalah instrumen strategis untuk memetakan pegawai secara akurat. Melalui Monev ini, kita ingin memastikan bahwa penempatan personel di empat lingkungan peradilan di Jawa Tengah telah didasarkan pada prinsip the right man on the right place," tegas Bapak Aviantara.Evaluasi Pemanfaatan dan Manajemen TalentaPelaksanaan Monev ini bertujuan untuk meninjau sejauh mana hasil rekomendasi dari Assessment Center Mahkamah Agung telah diimplementasikan oleh para pengelola kepegawaian di masing-masing satuan kerja. Tim Assessment Center melakukan sesi diskusi interaktif dengan perwakilan peserta asesmen dan pengelola kepegawaian untuk menggali keterbacaan atau kemudahan membaca laporan yang telah diberikan dan tindak lanjut dari hasil asesmen tersebut. Selain itu, Tim Assessment Center juga menanyakan kendala di lapangan serta memastikan bahwa setiap aparatur mendapatkan hak pengembangan kompetensi yang sesuai dengan hasil penilaian kompetensinya.Kegiatan ini menegaskan kembali bahwa penilaian kompetensi yang dilaksanakan oleh Unit Penilaian Kompetensi Mahkamah Agung bukanlah sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun birokrasi peradilan yang modern berdasarkan Meritokrasi. Dengan pemanfaatan hasil yang optimal di wilayah Jawa Tengah, diharapkan performa organisasi dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat akan semakin meningkat dan akuntabel.
Muhammad Rizki
18 Desember 2025
Berita Terpopuler
Tim IT Assessment Center Sempurnakan Aplikasi Online dengan Sistem Proctoring Mutakhir
2 Juni 2025
Fit and Proper Test Calon Wakil Ketua PTA, PA Kelas IA, IB, dan II Resmi Dibuka
22 September 2025
Rapat kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Mahkamah Agung RI
19 November 2025
Kolaborasi Digital Peningkatan SDM: Asesor MA Pimpin Uji Kompetensi Pegawai Kemensetneg
8 Juli 2025
Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Negeri Kelas 1A dan 1B Dimulai, Integritas Jadi Pilar Utama
14 April 2025
Penguatan Kualitas SDM Peradilan: Pemetaan Kompetensi Pegawai di Wilayah Medan Berlangsung Sukses
25 Juli 2024