Berita

Gambar Berita Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Hadiri Talkshow "Merawat Sehat Mental yang Mulia" Ditjen Badilum

Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Hadiri Talkshow "Merawat Sehat Mental yang Mulia" Ditjen Badilum

Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Mahkamah Agung (MA) menghadiri talkshow "Perisai Eps. 9" yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) di Command Center Ditjen Badilum. Acara yang dimulai pada pukul 08.30 WIB ini mengusung tema penting, yaitu "Merawat Sehat Mental Yang Mulia".Diskusi Mendalam Bersama Pakar PsikologiTalkshow ini menghadirkan tiga narasumber pakar di bidang psikologi dari Fakultas Psikologi Universitas Airlangga:Prof. Dr. Seger Handoyo, Psikolog, Dosen dan Peneliti.Triana Kesuma Dewi, M.Sc., PhD, Dosen dan Peneliti.Dian Fithriwati Darusmin, M.A., Psikolog, dan Kandidat Doktor Psikologi.Para narasumber membahas secara mendalam isu-isu terkait kesehatan mental para hakim. Diskusi berfokus pada tantangan yang dihadapi, terutama bagi hakim yang harus berpindah tempat tugas dan jauh dari keluarga. Kondisi ini sering kali menimbulkan tekanan psikologis yang signifikan, sehingga penting untuk memberikan dukungan dan pemahaman yang tepat.Selain itu, talkshow ini juga menyoroti pentingnya pola pikir perubahan dan pola pikir pertumbuhan sebagai cara untuk menghadapi dinamika pekerjaan. Para narasumber menekankan bahwa memiliki pola pikir yang adaptif dapat membantu hakim mengelola stres dan tantangan dengan lebih efektif.Diskusi juga menyentuh konsep lingkaran pengendalian, yang mengajarkan cara memfokuskan energi pada hal-hal yang dapat dikendalikan, daripada mencemaskan hal-hal di luar jangkauan.Kehadiran Asesor SDM Aparatur Ahli Utama dalam acara ini menunjukkan komitmen Mahkamah Agung dalam memperhatikan kesejahteraan mental para hakim dan seluruh insan peradilan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan strategi praktis bagi para hakim untuk menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan pekerjaan yang tinggi.

Muhammad Hafidz Kurnia

9 September 2025

Gambar Berita 44 Pegawai Mahkamah Agung Ikuti Profil Asesmen Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional secara Daring

44 Pegawai Mahkamah Agung Ikuti Profil Asesmen Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional secara Daring

Biro Kepegawaian Mahkamah Agung Republik Indonesia hari ini secara resmi membuka kegiatan Asesmen Profil (Profile Assessment) kenaikan jenjang jabatan fungsional. Kegiatan yang berlangsung secara daring ini diikuti oleh 44 peserta yang berasal dari berbagai satuan kerja di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.Dibuka oleh Kepala Biro Kepegawaian MAAcara pembukaan kegiatan ini dibuka oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting untuk memastikan bahwa setiap pegawai memiliki kompetensi yang relevan dengan jenjang jabatan fungsional yang akan diduduki. "Pelaksanaan asesmen profil ini bertujuan untuk mengukur kapabilitas dan kesiapan para pegawai, sehingga kenaikan jenjang fungsional tidak hanya didasarkan pada masa kerja, namun juga didukung oleh kompetensi yang memadai," tutur Sahlanudin.Laporan Kegiatan Disampaikan oleh Kepala Bagian UmumSebelumnya, Kepala Bagian Umum Biro Kepegawaian Mahkamah Agung, Agus Sudarmanto, S.Kom, menyampaikan laporan kegiatan. Dalam laporannya, Agus menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu mulai 8 hingga 10 September 2025. "Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Mahkamah Agung dalam pengembangan sumber daya manusia guna mewujudkan pegawai yang kompeten dan profesional di setiap jenjang jabatannya," jelas Agus.Diharapkan, hasil dari asesmen ini akan menjadi dasar yang kuat dalam menentukan kelayakan kenaikan jenjang jabatan, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan peradilan di Indonesia.

Muhammad Hafidz Kurnia

8 September 2025

Gambar Berita Hasil Asesmen Calon Pimpinan dan Panitera Diserahkan kepada Ditjen Badilum

Hasil Asesmen Calon Pimpinan dan Panitera Diserahkan kepada Ditjen Badilum

Proses seleksi dan pemetaan sumber daya manusia di lingkungan peradilan umum memasuki babak baru. Laporan hasil asesmen yang sangat dinantikan akhirnya diserahkan secara resmi kepada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum). Penyerahan ini berlangsung pada Selasa, 26 Agustus 2025, menandai langkah penting dalam upaya peningkatan kualitas aparatur peradilan di seluruh Indonesia.Acara penyerahan laporan ini dilakukan oleh Indra Sandakila, S.T, Kepala Subbagian Pengembangan Pegawai, yang didampingi oleh Rudi Widiyanto, S.Psi., M.Psi seorang Asesor Ahli Muda. Tim ini secara langsung menyerahkan dua dokumen kunci kepada Hasanudin, S.H., M.H, Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum. Kedua dokumen tersebut adalah:Laporan Rekapitulasi Profil Asesmen Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Tinggi. Laporan ini berisi rangkuman komprehensif dari hasil penilaian kompetensi para calon pimpinan yang akan menduduki jabatan strategis di pengadilan tinggi. Hasil ini akan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kualifikasi dan kesiapan mereka untuk memimpin lembaga peradilan di tingkat banding.Laporan Hasil Individu Profil Asesmen Pemetaan Panitera Pengadilan Negeri Klas 1A dan 1B. Dokumen ini menyediakan data profil dan kompetensi setiap individu panitera di pengadilan negeri klas 1A dan 1B. Hasil pemetaan ini sangat krusial untuk memastikan bahwa penempatan panitera sesuai dengan keahlian dan kapasitas mereka, sehingga mendukung kelancaran proses peradilan di lapangan.Dalam sambutannya, Hasanudin, S.H., M.H menyampaikan apresiasinya atas kerja keras tim asesmen. Ia menekankan bahwa laporan ini bukan sekadar formalitas, melainkan alat strategis yang akan digunakan untuk memastikan penempatan pejabat yang tepat pada posisi yang tepat (the right man on the right place). "Hasil asesmen ini akan menjadi panduan berharga bagi kami dalam mengambil keputusan terkait promosi, mutasi, dan pengembangan karier para teknisi peradilan," ujarnya.Penyerahan laporan ini menjadi bukti komitmen Mahkamah Agung dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan profesional. Dengan data yang valid dan terukur, diharapkan penataan organisasi peradilan akan menjadi lebih efektif, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan di Indonesia.

Muhammad Hafidz Kurnia

26 Agustus 2025

Gambar Berita MA Seleksi Pimpinan Pengadilan Tinggi 2025: Siapkan Pemimpin Berkualitas dan Berintegritas

MA Seleksi Pimpinan Pengadilan Tinggi 2025: Siapkan Pemimpin Berkualitas dan Berintegritas

Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia menggelar Kegiatan Profile Assessment Calon Pimpinan Pengadilan Tinggi Tahun Anggaran 2025. Acara yang bertujuan menyeleksi para calon pemimpin pengadilan yang profesional dan berintegritas ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Mahkamah Agung, Sugiyanto, S.H., M.H., pada hari Senin, 11 Agustus 2025 bertempat di ruang Assessment Center, Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI.Dalam sambutannya, Sugiyanto menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyeleksi dan mempersiapkan calon pimpinan pengadilan yang profesional, berkualitas, dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya menempatkan para hakim berprestasi di posisi kepemimpinan. "Dengan menempatkan hakim-hakim berprestasi sebagai pimpinan pengadilan, kita berharap akan ada peningkatan kualitas pelayanan pengadilan yang lebih baik kepada masyarakat pencari keadilan," ujarnya.Senada dengan hal tersebut, H. Bambang Myanto, S.H., M.H., selaku Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, turut memberikan sambutan. Ia secara khusus menyoroti pentingnya integritas bagi seorang pemimpin. Menurutnya, integritas adalah kunci utama untuk mewujudkan peradilan yang bersih dan tepercaya.Kegiatan yang diikuti oleh 31 peserta secara daring ini juga dihadiri oleh Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H., Kepala Biro Kepegawaian MA yang menyampaikan laporan kegiatan pada Kegiatan Profile Assessment Calon Pimpinan Pengadilan Tinggi ini. Kegiatan profile assessment ini merupakan salah satu rangkaian Fit and Proper Test Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Tingkat Banding pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, diharapkan dapat menjaring pimpinan pengadilan yang tidak hanya cakap secara hukum, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk mengayomi dan melayani masyarakat

Muhammad Hafidz Kurnia

11 Agustus 2025

Gambar Berita Pemetaan Potensi Wilayah Hukum Bandung Sukses Digelar, Perkuat Kualitas Kasubag Pengadilan

Pemetaan Potensi Wilayah Hukum Bandung Sukses Digelar, Perkuat Kualitas Kasubag Pengadilan

Geliat peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan peradilan kembali ditunjukkan melalui suksesnya kegiatan Pemetaan Potensi Wilayah Hukum Jawa Barat. Bertempat di Gd. Sekretariat Mahkamah Agung RI, acara yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi para Kepala Sub Bagian (Kasubag) dari berbagai pengadilan di wilayah hukum Jawa Barat ini dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan berjalan dengan lancar hingga siang hari.Dari total 120 Kasubag yang terdaftar untuk mengikuti kegiatan vital ini, dua peserta berhalangan hadir. Namun, kondisi ini tak mengurangi semangat dan antusiasme 118 peserta lainnya yang terlihat jelas sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengikuti setiap sesi, menunjukkan komitmen terhadap pengembangan diri dan institusi.Sambutan Inspiratif dari Tokoh PentingKegiatan dibuka dengan serangkaian sambutan penting yang memberikan inspirasi dan arahan. Sambutan pertama yang penuh makna disampaikan oleh Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H., Asesor SDM Aparatur Ahli Utama. Dalam pidatonya, beliau secara lugas menekankan betapa krusialnya pemetaan potensi dalam peningkatan kinerja dan jalur karir aparatur. "Pemetaan potensi bukan hanya tentang mengidentifikasi kekurangan, melainkan lebih jauh, bagaimana kita bisa memaksimalkan kelebihan yang dimiliki setiap individu untuk kemajuan organisasi," tegas Dr. Aco Nur. Selanjutnya beliau menyampaikan Assessment Center melakukan pemetaan potensi untuk menjadi bahan bagi Ketua Pengadilan Tinggi, baik peradilan agama maupun peradilan umum, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara maupun Ketua Pengadilan Militer, apakah pegawai yang menjabat sekarang ini sudah sesuai sesuai dengan kebutuhan jabatan yang mereka duduki saat ini. "Oleh sebab itu menjadi suatu renungan dan landasan hasil dari Assessment Center ini untuk rotasi sesuai dengan skill dan kemampuan hasil dari pemetaan." Lanjutnya.Selanjutnya, Dr. Syahlan, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, turut memberikan sambutan yang mengapresiasi inisiatif kegiatan ini. Beliau memandang program ini sebagai langkah strategis dalam pembinaan pegawai yang berkelanjutan. "Pengadilan Tinggi Jawa Barat senantiasa mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme jajaran pegawai. Ini adalah investasi jangka panjang kita," ujar Dr. Syahlan.Puncak acara adalah sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H., Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung. Dalam sambutannya, beliau tidak hanya menyampaikan harapan agar hasil pemetaan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan program pelatihan dan penempatan pegawai yang lebih tepat sasaran, namun juga menyoroti pentingnya peran Kasubag sebagai ujung tombak administrasi dan pelayanan. "Pemetaan kompetensi ini untuk mengetahui gambaran kemampuan intelektual, kemampuan berpikir kritis dan strategis, kemampuan menyelesaikan masalah, motivasi dan komitmen, kesadaran diri, kecerdasan emosional dan kemampuan belajar cepat serta kemampuan interpersonal. Hasil pemetaan ini digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk pemetaan dan penempatan pegawai di satuan kerja," pungkas Sahlanudin.Agenda Komprehensif untuk Pengembangan DiriSetelah sesi pembukaan yang khidmat, para peserta langsung memasuki agenda inti pemetaan potensi. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan kondusif, mencerminkan komitmen tinggi para peserta dan penyelenggara dalam menyukseskan kegiatan ini. Partisipasi aktif para Kasubag dalam setiap tahapan menunjukkan kesadaran akan pentingnya pengembangan diri dan kontribusi mereka terhadap visi Mahkamah Agung.Diharapkan, hasil dari pemetaan potensi ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas pelayanan peradilan di wilayah hukum Jawa Barat, serta menjadi model bagi pelaksanaan program serupa di wilayah lain. Langkah ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya Mahkamah Agung untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya demi tercapainya keadilan yang optimal bagi masyarakat.

Muhammad Hafidz Kurnia

29 Juli 2025

Gambar Berita Rapat Persiapan Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Tinggi Menuju Pemimpin Berintegritas

Rapat Persiapan Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Tinggi Menuju Pemimpin Berintegritas

Proses seleksi calon pimpinan di lingkungan peradilan merupakan salah satu tahapan krusial dalam menjaga marwah dan kualitas lembaga hukum. Sejalan dengan komitmen tersebut, pada hari ini, Senin (28/7), Assessment Center mengadakan rapat persiapan seleksi calon pimpinan Pengadilan Tinggi yang berlangsung di Ruang Command Center, Assessment Center Mahkamah Agung RI. Rapat ini diikuti secara komprehensif oleh para asesor yang bertugas, mulai dari tingkat pertama hingga tingkat utama, serta tim sekretariat yang memastikan kelancaran administrasi dan teknis.Rapat persiapan ini menjadi sangat vital mengingat jumlah peserta calon pimpinan yang akan mengikuti seleksi mencapai 37 orang. Angka ini menunjukkan antusiasme dan potensi besar dari para calon yang ingin berkontribusi dalam kepemimpinan peradilan. Guna memastikan seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel, rapat membahas dua agenda utama yang menjadi tulang punggung keberhasilan proses ini:Finalisasi Jadwal, Metode, dan Standar NilaiAgenda pertama difokuskan pada finalisasi jadwal pelaksanaan seleksi. Setiap tahapan, mulai jadwal pelaksanaan, tahapan psikotest dan pebahasan simulasi kompetensi, dibahas secara detail dan disepakati bersama. Hal ini penting untuk memberikan kejelasan bagi seluruh peserta dan tim pelaksana. Selain jadwal, metode penilaian yang akan digunakan juga ditetapkan secara cermat. Berbagai aspek penilaian, termasuk integritas, kompetensi manajerial, kepemimpinan, dan pemahaman hukum, dirumuskan agar dapat mengukur kapabilitas calon pimpinan secara holistik. Tak kalah penting, standar nilai minimal yang harus dicapai peserta juga difinalisasi. Penentuan standar nilai ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya calon-calon terbaik dan paling memenuhi kualifikasi yang akan melaju ke tahap selanjutnya.Pembahasan SimulasiAgenda kedua yang tak kalah penting adalah pembahasan simulasi seleksi. Sesi ini memungkinkan seluruh tim pelaksana untuk memahami secara mendalam alur dan dinamika seleksi yang sesungguhnya. Dalam simulasi ini, potensi kendala yang mungkin muncul selama proses seleksi diidentifikasi dan solusinya dirumuskan. Pembahasan simulasi juga mencakup pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak, mulai dari teknis pelaksanaan ujian, pengelolaan data peserta, hingga proses verifikasi hasil. Dengan adanya simulasi ini, diharapkan seluruh tim dapat bekerja secara sinergis dan meminimalisir kesalahan, sehingga proses seleksi dapat berjalan efisien dan profesional.Rapat persiapan ini bukan hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan komitmen nyata Assessment Center dalam mencetak pemimpin yang berintegritas dan profesional. Dengan persiapan yang matang dan terencana ini, diharapkan seleksi calon pimpinan Pengadilan Tinggi dapat menghasilkan figur-figur terbaik yang mampu membawa kemajuan bagi sistem peradilan di Indonesia.

Muhammad Hafidz Kurnia

28 Juli 2025