Berita

Gambar Berita Assessment Center Matangkan Persiapan Profile Assessment Calon Wakil Ketua PA/MS Kelas 1A

Assessment Center Matangkan Persiapan Profile Assessment Calon Wakil Ketua PA/MS Kelas 1A

Dalam rangka memastikan kelancaran dan kualitas pelaksanaan seleksi kepemimpinan di lingkungan Peradilan Agama, seluruh asesor, bagian sekretariat, dan koordinator terkait menggelar rapat persiapan final untuk Profile Assessment Fit & Proper Test Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA)/Mahkamah Syar'iyah (MS) Kelas 1A. Rapat penting ini berlangsung di Command Center Assessment, Gedung Sekretariat Mahkamah Agung (MA) RI, Jakarta.Kegiatan utama yang menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut meliputi analisis mendalam terhadap kasus-kasus simulasi yang akan digunakan sebagai materi assessment, penentuan pembagian tugas secara rinci kepada seluruh tim yang terlibat. Pembagian tugas ini dilakukan untuk menjamin setiap aspek assessment berjalan terstruktur, objektif, dan sesuai standar yang ditetapkan.Profile Assessment dan Fit & Proper Test bagi calon pimpinan ini direncanakan akan diikuti oleh 51 peserta dan akan dilaksanakan secara daring (virtual) selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 27 hingga 29 Oktober 2025. Pelaksanaan secara daring ini memungkinkan partisipasi efektif dari seluruh calon pimpinan di berbagai wilayah tanpa mengurangi integritas proses seleksi.Koordinator tim assessment dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa assessment ini direncanakan berada pada level 4, yang mengindikasikan bahwa penilaian akan berfokus pada kemampuan strategis, kepemimpinan, dan kesiapan calon pimpinan dalam menghadapi tantangan kompleks di peradilan tingkat pertama kelas 1A. Tingkat kesulitan dan kedalaman analisis yang diperlukan diharapkan mampu menjaring calon wakil ketua yang memiliki kompetensi kepemimpinan dan manajerial yang unggul.Koordinator Sekretariat yang turut hadir memastikan bahwa dukungan teknis, terutama untuk pelaksanaan daring, telah disiapkan secara optimal. Rapat persiapan ini menegaskan komitmen Mahkamah Agung, khususnya melalui Assessment Center, untuk menerapkan mekanisme seleksi pimpinan yang terukur, transparan, dan berbasis kompetensi demi mewujudkan peradilan agama yang modern dan terpercaya.

Muhammad Hafidz Kurnia

22 Oktober 2025

Gambar Berita Kepala BUA MA Resmi Buka Assessment Pemetaan Potensi 1.269 Pegawai  Tahun 2025

Kepala BUA MA Resmi Buka Assessment Pemetaan Potensi 1.269 Pegawai Tahun 2025

Upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Mahkamah Agung (MA) dan badan peradilan di bawahnya kembali diperkuat. Hari ini, Kepala Badan Urusan Administrasi (BUA) Mahkamah Agung RI, Sobandi, secara resmi membuka kegiatan Profile Assessment Pemetaan Potensi Pegawai Pelaksana Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring (online).Assessment ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan kebutuhan pengembangan setiap pegawai, khususnya pada jabatan pelaksana, sebagai langkah strategis dalam penempatan dan pengembangan karier yang tepat.Pembukaan dan Laporan KegiatanAcara pembukaan yang dilakukan secara virtual ini ditandai dengan sambutan dari Kepala BUA MA. Dalam sambutannya, Sobandi menekankan pentingnya kegiatan pemetaan ini sebagai pijakan kuat bagi MA dalam merencanakan peningkatan kapasitas SDM menuju peradilan yang modern dan berintegritas."Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan penuh tanggung jawab. Hasil dari pemetaan ini akan sangat krusial untuk melihat potensi Anda, dan ini adalah investasi Mahkamah Agung dalam pengembangan karier setiap individu," tegas Sobandi.Sebelum pembukaan resmi, Kepala Bagian Pemberhentian dan Pensiun, Dyah Marliana, membacakan laporan kegiatan. Dyah Marliana menyampaikan bahwa Assessment Pemetaan Potensi tahun 2025 ini diikuti oleh total 1.269 Pegawai Pelaksana yang tersebar di lingkungan Mahkamah Agung RI dan seluruh badan peradilan di bawahnya.Jadwal dan Pelaksanaan DaringAssessment ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 16 hingga 21 Oktober 2025, dan dilaksanakan sepenuhnya secara daring (online). Pelaksanaan assessment secara daring ini memungkinkan partisipasi penuh dari seluruh pegawai yang berada di berbagai wilayah Indonesia tanpa terhalang jarak.Seluruh peserta diimbau untuk memastikan kesiapan teknis, seperti jaringan internet yang stabil dan lingkungan yang kondusif, mengingat pentingnya data potensi yang dihasilkan dari kegiatan ini."Pemetaan potensi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan data profil kompetensi, namun juga menjadi titik awal bagi setiap pegawai untuk memahami kekuatan dan area pengembangan diri mereka," tutup Dyah Marliana. Hasil pemetaan ini nantinya akan digunakan oleh Unit Penilaian Kompetensi (Assessment Center) MA sebagai bahan pertimbangan dalam kebijakan manajemen talenta dan pengembangan karier pegawai.

Muhammad Hafidz Kurnia

16 Oktober 2025

Gambar Berita Pemetaan Pegawai PTA Yogyakarta Sukses Digelar, Diikuti 97 Peserta secara Hybrid

Pemetaan Pegawai PTA Yogyakarta Sukses Digelar, Diikuti 97 Peserta secara Hybrid

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Yogyakarta baru saja merampungkan kegiatan Pemetaan Pegawai yang bertujuan untuk mengukur potensi dan kompetensi sumber daya manusia di wilayahnya. Kegiatan yang semestinya diikuti oleh 99 orang ini sukses dilaksanakan dengan total kehadiran 97 peserta, di mana dua orang berhalangan hadir karena alasan menunaikan ibadah umroh dan menjalani rawat inap karena sakit.Pembukaan dan Sambutan Tokoh PentingAcara pembukaan pemetaan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pejabat tinggi dari Mahkamah Agung (MA) RI.Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung, Dr. H. Sobandi, S.H., M.H., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemetaan ini sebagai langkah strategis dalam penempatan pegawai yang tepat guna untuk mewujudkan peradilan yang modern dan berintegritas.Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta, Drs. H. Achmad Hanifah, M.HES., turut memberikan sambutan yang berisi ucapan selamat datang dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap hasil pemetaan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan karier pegawai dan peningkatan kualitas layanan peradilan di Yogyakarta.Laporan kegiatan yang memuat rincian pelaksanaan dibacakan oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H., yang menjelaskan metodologi serta target capaian dari proses pemetaan ini.Pelaksanaan Metode HybridPemetaan pegawai ini dilaksanakan dengan metode hybrid, menggabungkan sistem daring (online) dan luring (offline).Secara daring: Peserta menjalani tahapan Psikotes dan LGD (Leaderless Group Discussion). Pelaksanaan online ini memberikan fleksibilitas tanpa mengurangi standar penilaian yang ketat.Secara luring: Tahap Wawancara dilaksanakan secara tatap muka (luring) di Kantor PTA Yogyakarta. Sesi wawancara ini menjadi tahap krusial untuk menggali aspek kepribadian, motivasi, dan visi kerja para pegawai secara lebih mendalam.Pelaksanaan secara hybrid ini menunjukkan komitmen PTA Yogyakarta dan Mahkamah Agung dalam memanfaatkan teknologi sekaligus menjaga kedalaman interaksi dalam proses penilaian kompetensi pegawai. Diharapkan hasil pemetaan ini dapat menjadi pijakan kuat bagi MA dalam merencanakan pengembangan karier dan peningkatan kapasitas seluruh pegawai di wilayah PTA Yogyakarta.

Muhammad Hafidz Kurnia

9 Oktober 2025

Gambar Berita Fit and Proper Test Calon Wakil Ketua PTA, PA Kelas IA, IB, dan II Resmi Dibuka

Fit and Proper Test Calon Wakil Ketua PTA, PA Kelas IA, IB, dan II Resmi Dibuka

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) secara resmi memulai kegiatan fit and proper test untuk seleksi calon wakil ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) serta Pengadilan Agama (PA) kelas IA, IB, dan II. Acara pembukaan berlangsung pada hari Senin, 22 September 2025, pukul 08.00 WIB, bertempat di Media Center Badilag, Jakarta.Kegiatan ini dibuka secara daring oleh Direktur Jenderal Badilag, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., yang saat ini sedang bertugas di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya seleksi ini untuk mendapatkan pemimpin yang kompeten dan berintegritas tinggi guna meningkatkan kualitas pelayanan peradilan agama di Indonesia.Laporan kegiatan fit and proper test dibacakan oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis, Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag., yang menjelaskan rincian jadwal dan mekanisme pengujian. Acara pembukaan ini dihadiri oleh Asesor SDM Aparatur Ahli Utama serta para pejabat di lingkungan Badilag.Proses fit and proper test ini bertujuan untuk mengevaluasi kompetensi, integritas, dan rekam jejak para calon, memastikan mereka layak menduduki posisi strategis di lingkungan peradilan agama. Kehadiran para pejabat dan asesor ahli menunjukkan komitmen Badilag dalam mewujudkan transparansi dan profesionalisme dalam penempatan pejabat.

Muhammad Hafidz Kurnia

22 September 2025

Gambar Berita Kementerian Sosial Lakukan Kunjungan Kerja ke Assessment Center MA

Kementerian Sosial Lakukan Kunjungan Kerja ke Assessment Center MA

Unit Penilaian Kompetensi (Assessment Center) Mahkamah Agung RI menerima kunjungan kerja dan konsultasi dari Biro Organisasi dan SDM Kementerian Sosial RI pada hari ini. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi komparatif dan memperdalam pemahaman mengenai implementasi sistem penilaian kompetensi dalam manajemen sumber daya manusia (SDM).Rombongan dari Kementerian Sosial dipimpin oleh Asesor SDM Aparatur Ahli Utama, Ibu Tati Nugrahati. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Bapak Sahlanudin, S.Ag, S.H, M.H, bersama para Asesor SDM Aparatur Ahli Utama pada Unit Penilaian Kompetensi Mahkamah Agung, yaitu Bapak Dr. Drs. Aco Nur, S.H, M.H, Bapak Supandi, S.H, M.H, dan Ibu Supatmi, S.H, M.M.Dalam sesi pemaparan, tim dari Unit Penilaian Kompetensi Mahkamah Agung menyampaikan presentasi komprehensif mengenai struktur organisasi, sebaran pegawai, target kinerja, dan capaian yang telah diraih hingga tahun 2025. Selain itu, dibahas pula mengenai kerja sama dengan kementerian/lembaga lain melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta pemanfaatan berbagai sarana dan prasarana pendukung yang dimiliki oleh Assessment Center MA dalam menunjang proses penilaian.Ibu Tati Nugrahati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak Mahkamah Agung. Beliau menuturkan bahwa kunjungan ini menjadi momen berharga bagi Kementerian Sosial untuk mendapatkan masukan dan praktik terbaik dari Mahkamah Agung yang telah berpengalaman dalam menerapkan sistem penilaian kompetensi.Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan peninjauan fasilitas di lingkungan Unit Penilaian Kompetensi. Pertukaran pengetahuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kedua lembaga dan menjadi fondasi untuk kerja sama yang lebih erat di masa mendatang dalam upaya peningkatan kualitas SDM aparatur negara.

Muhammad Rizki

15 September 2025

Gambar Berita Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Hadiri Talkshow "Merawat Sehat Mental yang Mulia" Ditjen Badilum

Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Hadiri Talkshow "Merawat Sehat Mental yang Mulia" Ditjen Badilum

Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Mahkamah Agung (MA) menghadiri talkshow "Perisai Eps. 9" yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) di Command Center Ditjen Badilum. Acara yang dimulai pada pukul 08.30 WIB ini mengusung tema penting, yaitu "Merawat Sehat Mental Yang Mulia".Diskusi Mendalam Bersama Pakar PsikologiTalkshow ini menghadirkan tiga narasumber pakar di bidang psikologi dari Fakultas Psikologi Universitas Airlangga:Prof. Dr. Seger Handoyo, Psikolog, Dosen dan Peneliti.Triana Kesuma Dewi, M.Sc., PhD, Dosen dan Peneliti.Dian Fithriwati Darusmin, M.A., Psikolog, dan Kandidat Doktor Psikologi.Para narasumber membahas secara mendalam isu-isu terkait kesehatan mental para hakim. Diskusi berfokus pada tantangan yang dihadapi, terutama bagi hakim yang harus berpindah tempat tugas dan jauh dari keluarga. Kondisi ini sering kali menimbulkan tekanan psikologis yang signifikan, sehingga penting untuk memberikan dukungan dan pemahaman yang tepat.Selain itu, talkshow ini juga menyoroti pentingnya pola pikir perubahan dan pola pikir pertumbuhan sebagai cara untuk menghadapi dinamika pekerjaan. Para narasumber menekankan bahwa memiliki pola pikir yang adaptif dapat membantu hakim mengelola stres dan tantangan dengan lebih efektif.Diskusi juga menyentuh konsep lingkaran pengendalian, yang mengajarkan cara memfokuskan energi pada hal-hal yang dapat dikendalikan, daripada mencemaskan hal-hal di luar jangkauan.Kehadiran Asesor SDM Aparatur Ahli Utama dalam acara ini menunjukkan komitmen Mahkamah Agung dalam memperhatikan kesejahteraan mental para hakim dan seluruh insan peradilan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan strategi praktis bagi para hakim untuk menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan pekerjaan yang tinggi.

Muhammad Hafidz Kurnia

9 September 2025