Pembukaan Assessment Badimiltun: Tekankan Objektivitas dan Pola Promosi Sesuai Sistem Merit
Dalam rangka mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Ditjen Badimiltun) menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Profile Assessment Penilaian Pegawai Jabatan Pengawas dan Administrator. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para pejabat struktural dan para peserta asesmen.Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menggarisbawahi peran krusial Assessment Center dalam mendukung implementasi sistem merit di lingkungan Mahkamah Agung."Asesmen ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen vital dalam penguatan sistem merit. Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Mahkamah Agung mengenai pola mutasi dan promosi pegawai, di mana setiap pergerakan karir harus didasarkan pada kompetensi dan kualifikasi yang terukur," ujar Sahlanudin.Beliau menambahkan bahwa dengan adanya pola mutasi dan promosi yang transparan, Mahkamah Agung beserta badan peradilan di bawahnya dapat memastikan bahwa orang yang tepat berada pada posisi yang tepat (right man on the right place).Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Badimiltun, Sodikin, S.E., S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya tim asesor."Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para asesor yang hadir. Kami berharap proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional, sehingga hasil yang diperoleh nantinya dapat dipertanggungjawabkan serta menjadi dasar yang kuat dalam pembinaan karir pegawai di lingkungan Badimiltun," tegas Sodikin.Pelaksanaan profile assessment ini diharapkan dapat memetakan potensi dan kompetensi para pejabat Pengawas serta Administrator secara akurat. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan strategis dalam pengembangan SDM yang unggul demi meningkatkan pelayanan hukum dan keadilan bagi masyarakat.Kegiatan ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan rangkaian pengujian yang komprehensif, mulai dari tes psikologi hingga simulasi manajerial.
Muhammad Hafidz Kurnia
14 April 2026
Assessment Center MA Gelar Assessment Jabatan Dilmil: Tekankan Integritas dan Kesesuaian Tupoksi
Assessment Center Mahkamah Agung RI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem merit melalui penyelenggaraan penilaian kompetensi (assessment) untuk pengisian jabatan di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer (Dilmil). Kegiatan yang direncanakan berlangsung secara luring pada 14 hingga 16 April 2026 ini bertujuan untuk memetakan calon pejabat yang kompeten dan berintegritas tinggi.Sebanyak empat posisi jabatan menjadi fokus utama dalam penilaian kali ini, meliputi Kasubdit Pembinaan dan Administrasi Dilmil, Kasubdit Pengembangan dan Tenaga Teknis Dilmil, Kasubdit Pembinaan Tenaga Teknis Dilmil, serta pengisian posisi Eselon IV (Kasubbag/Kasi) yang saat ini masih lowong.Penyusunan Soal Harus TerarahDalam arahannya, Asesor SDM Aparatur Ahli Utama, Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H., menekankan pentingnya bagi para asesor untuk memahami karakteristik jabatan yang akan diisi. Beliau mengingatkan agar seluruh proses penilaian tetap berpegang teguh pada regulasi yang berlaku."Kita harus selalu mengikuti aturan main dalam melakukan penilaian. Teman-teman asesor wajib mengetahui detail jabatan yang kosong, baik untuk Eselon III maupun Eselon IV. Sebagai asesor, kita harus benar-benar melihat tugas pokok (tupoksi) dan tugas tambahannya," tegas Aco Nur.Beliau juga menambahkan bahwa relevansi antara soal ujian dan jabatan sangatlah krusial. "Jangan sampai menyimpang dalam pembuatan soal. Hal ini penting agar proses penggalian kompetensi menjadi terarah, terutama untuk jenjang Eselon III," imbuhnya.Fokus pada Integritas dan Kedalaman PenggalianSenada dengan hal tersebut, Asesor SDM Aparatur Ahli Utama, Prof. Dr. H. Supandi, S.H., M.H., mengingatkan pesan pimpinan tertinggi Mahkamah Agung terkait aspek moralitas kandidat. Menurutnya, kompetensi teknis harus berjalan selaras dengan integritas yang kuat."Ketua Mahkamah Agung menekankan untuk lebih menggali aspek integritas dalam setiap penilaian kompetensi. Ini menjadi poin krusial dalam mencetak kader pemimpin yang bersih," ujar Supandi.Lebih lanjut, beliau mendorong para asesor untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar proses wawancara dan observasi dapat menyentuh aspek substansi jabatan secara mendalam. "Saya mengingatkan teman-teman untuk terus belajar memahami tupoksi tiap-tiap jabatan. Dengan pemahaman yang matang, kita dapat menggali potensi kandidat secara lebih dalam dan akurat," pesannya.Target PelaporanPelaksanaan penilaian kompetensi ini akan menggunakan Metode Sedang, yang mengombinasikan berbagai instrumen pengukuran psikologis dan simulasi manajerial. Setelah seluruh rangkaian luring selesai, tim dijadwalkan akan menyelesaikan dan melakukan penyerahan laporan lengkap pada tanggal 30 April 2026.Dengan persiapan yang matang dan pengawasan langsung dari para asesor senior, diharapkan hasil penilaian ini dapat menjadi dasar yang kuat bagi pimpinan Mahkamah Agung dalam menempatkan figur yang tepat pada jabatan yang tepat (right man on the right place).
Muhammad Hafidz Kurnia
9 April 2026
Tingkatkan Kualitas SDM, Badilag Terima Hasil Penilaian Kompetensi Calon Panitera PTA Tahun 2026
Langkah strategis dalam penguatan sumber daya manusia di lingkungan Peradilan Agama terus berlanjut. Pada hari Jumat (13/03/2026), bertempat di Kantor Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag), telah dilaksanakan serah terima Laporan Hasil Penilaian Kompetensi Calon Panitera Pengadilan Tinggi Agama (PTA)/Mahkamah Syar’iyah Tahun 2026.Penyerahan laporan krusial ini dilakukan oleh Kasubag Pengembangan Pegawai, Bapak Indra Sandakila, yang mewakili tim asessmen. Dokumen tersebut diterima secara resmi oleh Kasubdit Mutasi Panitera dan Jurusita, Bapak Ferdiansyah.Evaluasi dan Masukan StrategisSelain menyerahkan hasil penilaian, Bapak Indra Sandakila memberikan sejumlah poin masukan penting sebagai bahan pertimbangan bagi Ditjen Badilag. Masukan tersebut mencakup:Peningkatan Kapasitas: Rekomendasi mengenai aspek kompetensi tertentu yang masih perlu dipertajam oleh para calon Panitera.Optimalisasi Penempatan: Saran mengenai pemetaan hasil asesmen agar proses mutasi dan promosi berjalan lebih presisi sesuai dengan profil bakat masing-masing kandidat.Koordinasi Jadwal Profile AssessmentDalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga berdiskusi intensif mengenai rencana agenda ke depan. Fokus utama perbincangan adalah sinkronisasi jadwal profile assessment berikutnya.Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh rangkaian penilaian kompetensi di masa mendatang tertata dengan rapi dan tidak berbenturan dengan agenda asesmen lainnya. Koordinasi ini dinilai sangat penting demi menjaga efektivitas kerja pegawai serta kelancaran proses birokrasi di lingkungan Mahkamah Agung."Sinergi antara bagian pengembangan pegawai dan mutasi adalah kunci agar kita mendapatkan profil pemimpin peradilan yang tidak hanya cakap secara teknis, tapi juga memiliki integritas tinggi," ujar Bapak Ferdiansyah dalam diskusi tersebut.Dengan diterimanya laporan ini, diharapkan proses pengisian jabatan Panitera PTA/Mahkamah Syar’iyah tahun 2026 dapat segera memasuki tahapan berikutnya secara objektif dan transparan.
Muhammad Hafidz Kurnia
13 Maret 2026
Hasil Penilaian Kompetensi Calon Hakim Tinggi dan Pimpinan Pengadilan Tipe B Resmi Diserahkan
Upaya menjaring pimpinan peradilan yang berintegritas dan kompeten terus dilakukan di lingkungan Mahkamah Agung. Pada hari ini, Kamis (12/03/2026), telah dilaksanakan acara Penyerahan Hasil Rekapitulasi Penilaian Kompetensi Seleksi Calon Hakim Militer Tinggi dan Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Militer Tipe B.Kegiatan yang berlangsung secara khidmat di Vasaka Hotel, Jakarta ini menjadi bagian krusial dalam rangkaian proses seleksi jabatan strategis di lingkungan peradilan militer.Prosesi Serah Terima DokumenPenyerahan hasil penilaian dilakukan oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI yang dalam hal ini diwakili oleh Kabag Umum Kepegawaian, Agus Sudarmanto. Dokumen rekapitulasi tersebut diterima langsung oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis dan Administrasi Peradilan Militer (Dirbinganismin Dilmil), Marsekal Pertama TNI Edi Wuryanto.Penyerahan ini menandai tuntasnya tahap penilaian kompetensi yang telah dilalui oleh para peserta seleksi, di mana hasilnya akan menjadi basis data utama dalam menentukan kelayakan kandidat.Pleno Pemaparan dan Pembahasan MendalamSetelah prosesi serah terima selesai, agenda langsung dilanjutkan dengan Sidang Pleno Pemaparan. Dalam sesi ini, Tim Asesor yang bertugas memaparkan secara detail hasil observasi dan analisis terhadap setiap asesi (peserta).Poin-poin utama dalam pembahasan pleno meliputi:Analisis Profil Kompetensi: Bedah kekuatan dan area pengembangan dari tiap-tiap calon.Kesesuaian Jabatan: Pembahasan mendalam mengenai kesiapan asesi dalam memikul tanggung jawab sebagai Hakim Militer Tinggi maupun Pimpinan Pengadilan Tipe B.Diskusi Interaktif: Tanya jawab antara Tim Asesor dan pihak pimpinan untuk memastikan objektivitas penilaian."Proses pleno ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap asesi dinilai secara komprehensif, sehingga pimpinan yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kualifikasi terbaik untuk memajukan peradilan militer," ujar Bapak Agus Sudarmanto di sela-sela acara.Dengan berakhirnya rapat pleno ini, hasil penilaian akan segera diproses lebih lanjut sebagai bahan pertimbangan dalam rapat Tim Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (TPJK).
Muhammad Hafidz Kurnia
12 Maret 2026
Sinergi Assessment Center Mahkamah Agung dan BKD Tuntaskan Seleksi JPT Pratama Provinsi NTB
Assessment Center Mahkamah Agung Republik Indonesia resmi menuntaskan rangkaian profile assessment bagi calon Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari ini, 5 Maret 2026. Kegiatan yang telah berlangsung sejak 3 Maret ini merupakan wujud nyata kerja sama teknis atas permohonan BKD Provinsi NTB guna menghadirkan proses seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel melalui pelibatan asesor profesional dari tingkat pusat.Dalam pelaksanaan tugas ini, Assessment Center Mahkamah Agung tidak bergerak sendiri, melainkan membangun kolaborasi strategis dengan melibatkan asesor dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta dukungan asesor internal dari BKD Provinsi NTB. Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kandidat dinilai berdasarkan standar kompetensi manajerial yang ketat dan menyeluruh. Proses penilaian dilakukan secara hybrid, di mana tim asesor Mahkamah Agung memandu jalannya tes potensi serta analisis kasus melalui platform Zoom dari Jakarta, sementara para peserta mengikuti ujian fisik dengan fasilitas sarana yang disediakan di kantor BKD NTB. Adapun tahapan diskusi kelompok atau Leaderless Group Discussion (LGD) serta wawancara kompetensi dilaksanakan sepenuhnya secara daring dari satuan kerja masing-masing peserta.Fokus penilaian yang dipimpin oleh tim Mahkamah Agung ini mencakup pengisian berbagai posisi krusial di struktur pemerintahan daerah. Jabatan-jabatan tersebut meliputi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan, Kepala Dinas Kebudayaan, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat. Selain sektor administratif, penilaian kompetensi juga dilakukan untuk jabatan teknis seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, hingga Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.Sektor kesehatan juga menjadi prioritas dalam asesmen ini, khususnya untuk posisi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) beserta jajaran Wakil Direktur yang membidangi Pelayanan, Perencanaan dan Keuangan, Umum dan Operasional, serta Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian. Melalui keterlibatan aktif asesor dari Mahkamah Agung dan BKN, diharapkan muncul jajaran direksi RSUD yang memiliki kompetensi manajerial tinggi serta integritas kuat dalam mengelola pelayanan publik di bidang kesehatan.Dengan berakhirnya seluruh rangkaian agenda pada hari ini, Assessment Center Mahkamah Agung bersama tim kolaborasi akan segera mengolah data dan merumuskan laporan hasil penilaian kompetensi para kandidat. Hasil akhir asesmen ini nantinya akan diserahkan kepada Panitia Seleksi Provinsi NTB sebagai instrumen utama dalam menentukan pejabat yang paling layak mengemban amanah. Kepercayaan yang diberikan kepada Assessment Center Mahkamah Agung dalam memimpin proses ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi NTB dalam menjunjung tinggi sistem meritokrasi demi kemajuan daerah.
Muhammad Rizki
5 Maret 2026
MA RI Gelar Profile Assessment Cakim Militer Tinggi dan Pimpinan Dilmil Tipe B
Mahkamah Agung Republik Indonesia secara resmi memulai rangkaian kegiatan Profile Assessment bagi Calon Hakim Militer Tinggi dan Calon Pimpinan Pengadilan Militer Tipe B Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini berlangsung selama empat hari, terhitung sejak tanggal 23 hingga 26 Februari 2026, sebagai langkah strategis dalam menjaring kader-kader pimpinan terbaik di lingkungan peradilan militer.Prosesi pembukaan berlangsung dengan khidmat dan diawali oleh pembacaan laporan kegiatan oleh Kepala Bagian Umum Kepegawaian, Agus Sudarmanto, S.Kom. Sesi kemudian berlanjut dengan penyampaian sambutan oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis dan Administrasi Peradilan Militer, Marsma TNI Edi Wuryanto, S.I.P., C.Fr.A., yang menekankan betapa pentingnya proses seleksi ini bagi integritas dan masa depan peradilan militer di masa mendatang. Puncaknya, rangkaian kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H.Dalam pelaksanaannya, acara ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran asesor, baik dari tingkatan utama hingga tingkatan pertama, serta didukung oleh tim kesekretariatan yang memastikan kelancaran teknis acara daring tersebut. Fokus utama dalam kegiatan ini tertuju pada 22 peserta yang akan diuji kemampuannya secara komprehensif. Selama empat hari ke depan, para peserta akan dihadapkan pada serangkaian metode evaluasi ketat yang meliputi tes psikotes, analisa kasus, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara mendalam, serta penulisan essay untuk mengukur kompetensi manajerial, kepemimpinan, dan kedalaman wawasan hukum masing-masing calon pimpinan.Dengan diselenggarakannya asesmen ini, Mahkamah Agung berkomitmen untuk terus mencetak pimpinan peradilan militer yang kompeten, visioner, dan memiliki integritas tinggi dalam mengemban tugas penegakan hukum di lingkungan TNI.
Muhammad Hafidz Kurnia
23 Februari 2026
Berita Terpopuler
Tim IT Assessment Center Sempurnakan Aplikasi Online dengan Sistem Proctoring Mutakhir
2 Juni 2025
Fit and Proper Test Calon Wakil Ketua PTA, PA Kelas IA, IB, dan II Resmi Dibuka
22 September 2025
Kolaborasi Digital Peningkatan SDM: Asesor MA Pimpin Uji Kompetensi Pegawai Kemensetneg
8 Juli 2025
Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Negeri Kelas 1A dan 1B Dimulai, Integritas Jadi Pilar Utama
14 April 2025
Rapat kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Mahkamah Agung RI
19 November 2025
Penguatan Kualitas SDM Peradilan: Pemetaan Kompetensi Pegawai di Wilayah Medan Berlangsung Sukses
25 Juli 2024